Semakin hari semakin beragam produk asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Oleh karena itu, perlu mengetahui tentang Asuransi unit link versus tradisional
Di beberapa tahun ini muncul produk baru asuransi yang bernama unit link, yaitu asuransi yang bisa dijadikan sebagai media investasi.
Table of Contents
Banyak anak muda yang enggan menggunakan asuransi terlebih dahulu karena seperti percuma saja, dana akan hangus ketika tidak digunakan atau diklaim.
Produk asuransi unit linkhadir untuk memberikan hasil yang berbeda dari asuransi tradisional biasa. Lalu, apa yang menjadi dasar perbedaan antara asuransi unit link versus tradisional?
Definisi Asuransi Unit Link dan Tradisional
Asuransi tradisional adalah asuransi yang sudah umum diketahui oleh banyak orang. Jenis asuransi ini memang pure digunakan untuk menjamin perlindungan diri saja. Sementara asuransi unit link terdiri dari dua produk, yaitu asuransi dan investasi.
Dilansir dari sikapiuangmu.ojk.go.id, asuransi unit link merupakan perjanjian asuransi yang memberikan manfaat perlindungan dengan premi rendah sekaligus investasi. Jadi seperti kata pepatah, sekali mendayung dua pulau terlampaui.
Dengan asuransi unit link tidak hanya mendapat manfaat asuransi yang dapat memberikan perlindungan terhadap hal yang tidak pasti saja namun juga investasi yang bisa menambah aset yang dimiliki. Jika dilihat atau didengar saja, dirasa cukup menarik. Namun, apa benar semenarik itu?
Jenis Asuransi Unit Link
Seperti produk keuangan pada umumnya, asuransi unit link juga memiliki kelebihan dan kekurangannya. Namun sebelum itu, kenali dahulu jenis-jenis asuransi. Dilansir dari halaman sikapiuangmu.ojk.go.id, terdapat empat jenis asuransi unit link.
1. Cash Fund Unit Link
Jenis investasi asuransi ini adalah pada menempatkan investasi pada instrument pasar uang, dimana memiliki risiko yang lebih rendah dan jangka waktu pendek. Instrumen pasar uang itu seperti deposito berjangka dan juga surat utang jangka pendek.
2. Fixed Income Unit Link
Yaitu investasi asuransi pada instrumen pendapatan tetap, seperti obligasi.
3. Managed Unit Link
Yaitu investasi yang ditempatkan pada instrumen campuran seperti saham dan obligasi.
4. Equity Unit Link
Yang terakhir adalah investasi pada saham. Untuk jenis ini memiliki risiko yang tinggi sehingga nasabah harus siap terhadap naik turunnya harga saham di pasar setiap waktunya yang memiliki tingkat volatilitas tinggi.
Pro dan Kontra Asuransi Unit Link
Bagi para anak muda yang semakin ke sini semakin gencar untuk melakukan investasi, produk unit link ini tentu adalah pilihan yang menarik.
Selain mendapat manfaat perlindungan, tidak perlu susah-susah mencari produk investasi lagi karena sudah menjadi satu paket.
Jadi pada skema, premi yang dibayarkan oleh pemegang polis tidak hanya digunakan untuk membayar premi asuransi saja, namun juga diinvestasikan dalam bentuk reksadana melalui manajer investasi. Tujuannya adalah agar investasi semakin berkembang.
Dari sini dapat disimpulkan jika, dana premi yang setiap bulan atau tahun disetorkan tidak akan hangus sia-sia karena tidak digunakan, tapi bisa diinvestasikan.
Kelebihan selanjutnya adanya fitur waver dimana pihak asuransi akan membebaskan pembayaran pada saat nasabah mengalami kecelakaan atau sakit kritis sehingga tidak bisa membayar lagi.
Namun perlu kehati-hatian yang ekstra, ya. Sama seperti produk investasi yang lain, asuransi unit link memiliki risiko yang cukup tinggi tergantung dari jenis yang sudah disebutkan di atas. Selain itu, biaya yang ada di dalam produk unit link cukup banyak.
Mulai dari biaya akuisisi, asuransi itu sendiri, admin, pemeliharaan investasi, biaya switching (jika ingin berpindah ke tipe investasi lainnya), dan biaya top up.
Asuransi Unit Link versus Tradisional
Nah, lalu apa kemudian yang menjadi perbedaan antara asuransi unit link dengan tradisional? Berikut adalah tabel yang disajikan untuk merangkum perbedaan kedua jenis asuransi tersebut secara sederhana.
Asuransi Tradisional Asuransi Unit Link Premi lebih rendah, lebih bisa dijangkau anak muda Premi jauh lebih mahal, bisa dua kali lipat dari asuransi tradisional Uang pertanggungan lebih besar karena premi difokuskan untuk proteksi saja Uang pertanggungan hanya setengah atau bahkan kurang dari premi yang dibayarkan setiap bulan atau tahunnya Premi akan hangus jika tidak dilakukan klaim atau karena tidak terjadi apa-apa Premi bisa digunakan untuk long term Premi yang tidak tetap Premi cenderung tetap
Asuransi unit link versus tradisional memiliki kekurangannya masing-masing. Yang wajib untuk dipahami bagi yang tertarik dengan asuransi dan juga investasi adalah pahami kebutuhan diri.
Ada beberapa orang yang ingin berinvestasi namun malas untuk mengelola atau bahkan mencari tahu jenis investasi seperti apa yang cocok untuk diri sendiri.
Jika termasuk pada kategori ini, maka asuransi unit link adalah pilihan yang baik karena sudah menyediakan paket asuransi daninvestasi.
Selain itu yang tak kalah penting adalah pahami kondisi keuangan masing-masing. Karena jika memutuskan untuk mengambil asuransi, maka harus siap membayar premi setiap bulannya. Asuransi tradisional memiliki premi yang lebih rendah dibandingkan dengan unit link.
Itulah beberapa informasi terkait asuransi unit link versus tradisional. Mana yang menjadi pilihan?