Cara Membeli Rumah Dengan KPR BTN

Cara Membeli Rumah Dengan KPR BTN Perhatikan Berikut Ini
Cara Membeli Rumah Dengan KPR BTN Perhatikan Berikut Ini

Mikaylabinar.com Bagi generasi milenial yang punya keinginan untuk mempunyai rumah sendiri mungkin butuh banyak informasi sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan. Simak tulisan ini tentang cara membeli rumah dengan KPR

Memang harus demikian cari informasi yang diperlukan sebelum memutuskan untuk membeli rumah karena rumah untuk jangka panjang terlebih lagi rumah akan ditempati dengan keluarganya nanti setelah menikah.

Pada umumnya orang membeli rumah btn, namun demikian perlu diperhatikan beberapa hal sebagaimana yang dijelaskan di bawah ini

A. Membeli Rumah Dengan KPR Perhatikan Ini

Pertama yang mesti dipertimbangkan adalah ingin tinggal dimana? di komplek perumahan atau di perkampungan, jika tinggal di komplek perumahan biasanya kita akan tinggal dengan tetangga-tetangga “baru” yang memiliki latar belakang dan budaya yang berbeda tapi jangan khawatir,

Biasanya orang-orang yang tinggal diperumahan memiliki “tipe” yang sama, rata-rata dari kalangan yang sama dengan tingkat pendidikan yang cukup dan memiliki kesibukan yang sama. Dalam artian waktu pagi sampai sore berada di tempat kerja dan sore atau malamnya baru berada di rumah dan istirahat.

Berbeda dengan di lingkungan perkampungan yang memiliki kekerabatan kekeluargaan yang masih kuat. Selain faktor keamanan, Lokasi dan harga yang menjadi pertimbangan dalam membeli rumah. Spesifikasi dan persyaratan pembeliannya juga harus diperhatikan, pada tulisan ini saya akan membahas yang disebutkan terakhir khususnya dalam pembelian rumah BTN.

Saat ini banyak pengembang perumahan yang menawarkan kredit rumah BTN dengan cicilan yang ringan, atau dengan subsidi yang diberikan oleh pengembang. Cicilan yang ringan dengan tingkat suku bunga yang kecil memang menjadi porsi utama dalam membeli rumah, namun terdapat beberapa hal penunjang yang mesti diperhatikan seperti berikut ini:

Baca juga  Perbedaan Sertifikat HGB Dan SHM Pada Properti

B. Spesifikasi Teknis

Akan lebih bagus jika kita memahami spesifikasi teknis rumah yang akan dibeli, jangan sampai setelah beberapa bulan beli rumah atapnya sudah bocor, septic tanknya sudah penuh padahal uang sudah habis untuk biaya lainnya.

Biasanya pengembang perumahan memberikan waktu 40 hari untuk komplen terhitung dari serah terima kunci jika terdapat kerusakan terhadap rumah. Beberapa contoh spesifikasi teknis, seperti berikut ini:

  1. Pondasi menggunakan batu kali atau bukan
  2. Dinding bata merah atau bahan lain
  3. Ukuran keramiknya berapa
  4. Rangka atap menggunakan baja ringan atau besi
  5. Kusen alumunium atau bukan
  6. Daun fabrikasi
  7. Finishing acian halus
  8. Plafon dan atapnya dari apa

Guna dari mengetahui spesifikasi teknis ini untuk memudahkan jika terjadi kerusakan dan agar lebih mudah dalam memperkirakan harga bahannya sehingga sesuai dengan bujet yang dipunyai.

C. Syarat dan Ketentuan

Hal lain yang harus diperhatikan yaitu syarat dan ketentuannya, biasanya pengembangan mempromosikan rumah dengan cicilan kredit yang ringan perbulan di brosur atau papan iklan namun tidak mencantumkan biaya lainnya yang mesti dipersiapkan oleh konsumen pada saat awal pembelian rumah,

Selain booking fee dan DP (down payment) terdapat beberapa biaya yang menjadi tanggungan pembeli oleh karenanya syarat dan ketentuan mesti diperhatikan, contohnya seperti berikut ini:

  1. Harga sudah termasuk: IMB, listrik dan PDAM
  2. Harga belum termasuk biaya notaris dan pajak
  3. Persetujuan nilai KPR dan angsuran sepenuhnya ditentukan oleh pihak bank
  4. WNI berusia 21 tahun keatas atau telah menikah
  5. Pemohon maupun pasangan (suami/istri) tidak memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah, dikecualikan 2 kali untuk TNI/Polri/PNS yang pindah tugas
  6. Memiliki e-ktp dan terdaftar di dukcapil
  7. Memiliki npwp dan SPT tahunan pph orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku
  8. Spesifikasi rumah sesuai dengan peraturan pemerintah
Baca juga  Tips Desain Interior Rumah Kontrakan Kekinian dan Estetik

Dari contoh syarat dan ketentuan diatas, biaya yang mesti disiapkan oleh konsumen selain DP dan booking fee adalah biaya notaris dan pajak karena biaya IMB, listrik dan PDAM sudah ditanggung oleh pengembang.

Jadi dengan mengetahui biaya apa saja yang mesti dikeluarkan saat membeli rumah KPR BTN akan memudahkan dalam mengalokasikan dana

D. Persyaratan Kredit Membeli Rumah Dengan KPR

Persyaratan kredit merupakan dokumen yang mesti dipersiapkan dalam pengajuan pembelian rumah, dokumen apa saja yang mesti dipersiapkan dan berapa lembar yang harus di fotokopi, berikut kami sampaikan:

NoPersyaratan KreditJumlah (lembar)PNS/TNI/PolriKaryawan SwastaWiraswasta
1.copy KTP Suami dan Istri5vvv
2.copy Akte Nikah dan Kartu Keluarga1vvv
3.copy SK Capeg dan SK Pangkat Terakhir (Suami/Istri jika bekerja)1vvv
4.copy Karpeg/KTA1v
5.Petikan gaji bulan terakhir1vv
6.Mengisi penghasilan tidak tetap1v
7.Surat Keterangan sebagai karyawan tetap1
8.copy Izin perusahaan (SIUP, TDP)1v
9.copy NPWPvvv
10.copy rekening 6 bulan terakhir1vvv
11.copy rekening Bank atas nama pemohon *1vvv
12.Pas foto suami & istri 3×4 (warna) 2vvv

E. Keterangan:

* Untuk rekening bank biasanya menggunakan bank BTN tapi bisa juga menggunakan bank lain tergantung developernya.  Kalau belum mempunyai rekening bank BTN biasanya pihak developer yang mengurus pembukaan rekeningnya atau bisa juga di urus sendiri dengan langsung datang ke bank BTN

Info lain Beli rumah KPR atau Cash. Demikian infonya semoga bermanfaat..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *