Now You Know – 10 Desember: Martin Luther Buku Exsurge Domine, Perjanjian Paris Dibuat, Pertamina didirikan dan Peringatan Hari HAM

hari-hak-asasi-manusia-2021-dfc59bcd
Peringatan Hari HAM Sedunia

Halo sobat Mibi hari ini tanggal 10 Desember telah tercatata dalam sejarah baik nasional dan dunia beberapa peristiwa penting dan menarik untuk disimak sebagai tambahan wawasan umum. Yaitu pembakaran sebuah Keputusan ‘Exsurge Domine’ oleh Martin Luther. Spanyol dan AS membuat perjanjian bersama, pendirian BUMN Pertamina dan peringatan Hari HAM.

Pembakaran Buku ‘Exsurge Domine’ oleh Martin Luther

Keputusan yang dibuat Paus waktu itu, pict: vatikankatolik

Martin Luther adalah tokoh yang sangat fenomenal. Dia ingin merombak banyak pandangan dan stereotype keliru yang telah dibuat oleh pihak gereja. Salah satunya menentang Surat Penebusan Dosa (Indulgences). Gereja Katolik saat itu memandang bahwa pemikiran Luther dapat menjadi ancaman bagi eksistensi mereka. Dan membuat sebuah keputusan dalam ‘Exsurge Domine’ oleh Paus Leo X.

Keputusan itu ditulis sebagai tanggapan atas ajaran Martin Luther yang menentang pandangan Gereja. Pandangannya itu dianggap mencela empat puluh satu proposisi yang diambil dari Sembilan Puluh Lima Tesis Luther dan tulisan-tulisan berikutnya. Gereja mengancamnya dengan pengucilan kecuali dia menarik kembali dalam periode enam puluh hari sejak penerbitan di Saxony.

Luther menolak untuk menarik kembali. Sebaliknya menanggapi dengan menyusun traktat polemik yang mengecam kepausan dan dengan membakar secara terbuka salinan Keputusan Kepausan itu pada 10 Desember 1520. Akibatnya, Luther dikucilkan pada tahun 1521.

Perjanjian Paris

Merupakan sebuah Perjanjian tertulis yang dilakukan antara Spanyol dan Amerika pada tanggal 10 Desember 1898. Perjanjian ini untuk menyudahi perang antara kedua negara tersebut. Yang juga menjadi penanda bahwa Spanyol mengakhiri imperialisme dunia mereka dan digantikan dengan kekuatan super baru yaitu Amerika.

Baca juga  Keracunan Bir di Mozambik dan Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air 182
Perjanjian Damai AS dan Spanyol untk mengakhiri perang (source: thoughtCo)

Dengan perjanjian ini juga mengakhiri pemberontakan Kuba selama tiga tahun yang dikuasai oleh Spanyol berpuluh-puluh tahun. Kuba memperoleh kemerdekaannya atas Spanyol. Kuba dianggap AS memiliki peran penting dalam ekonomi mereka sehingga aksi revolusi mendapat simpati dari AS. Dan mengultimatum Spanyol yang dianggap telah membuat sengara rakyat Kuba dengan tekanan militernya.

Ultimatum tidak diindahkan oleh Spanyol membuat rilis pernyataan perang secara resmi kedua negara itu pada April 1898. Perang membuat Spanyol banyak menderita kekalahan sehingga meminta diadakan perjanjian damai yang membuat beberapa kesepakatan.

Spanyol menjamin kemerdekaan Kuba dan harus membayar hutang negara itu sebesar $ 400 juta dollar, disisi lain Amerika membayar $ 20 juta dollar ke Spanyol dengan menyerahkan Filipina. Utang Kuba tersebut ‘dibayar’ dengan ‘tukar guling’ Puerto Rico dan Guam ke AS.

Pertamina Didirikan

Perusahaan plat merah ini memiliki sejarah panjang pendirian perusahaan yang dimulai dari tahun 1957, yaitu ketika PT Permina didirikan tanggal 10 Desember 1957. Permina memiliki singkatan Perusahaan Minyak Dunia yang pada tahun 1960 berubah statusnya menjadi Perusahaan Negara (PN Permina. Penggabungan dilakukan tahun 1968 antara PN Permina dan Pertamin yang melahirkan Pertamina.

Pertamina itu sendiri merupakan singkatan dari Perusahaan Minyak dan Gas Bumi Indonesia yang memang memiliki tugas utama mengelola dan menyalurkan gas dan minyak ke seluruh pelosok Indonesia.

Torehan apik telah dibuat Pertamina yang menjadi perusahaan terbaik dunia yang menempati posisi 122 dari 500 perusahaan di dunia versi Fortune Global pada tahun 2013.  

Peringatan Hari HAM

Sebuah pertemuan dilakukan oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1948 di Paris. Yang dijadikan sebagai momen untuk mendeklarasikan Universal Declaration of Human Rights atau Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia.

Baca juga  Family Office Adalah : Pengertian dan Jenisnya

Deklarasi ini yang diadopsi PBB pada pertemuan Paris tersebut, yang terdiri dari 30 pasal yang menekankan pentingnya  memberikan jaminan Hak Asasi Manusia (HAM) kepada setiap insan manusia di bumi.

Hari HAM dibentuk pada tahun itu dilatarbelakangi dari banyaknya perang antar negara-negara yang membuat banyak rakyat kecil menderita dan sengsara. Dan dengan harapan agar tragedi kemanusiaan di belahan bumi manapun tidak terulang kembali.

Pertemuan di tanggal 10 Desember itu yang dijadikan sebagai Peringatan HAM sedunia setiap tahunnya. Sebagai pengingat adanya hak-hak dasar manusia yang harus dipenuhi.

Info lain: Now You Know – 9 Desember: Pembantaian Rawagede, Hari Anti Korupsi Sedunia, Tragedi KRL Bintaro dan Lech Walesa Presiden Polandia Pertama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *