7 Langkah Cara Mengelola Uang dengan Bijak

7 Langkah Bagaimana Mengelola Uang Anda dengan Bijak
7 Langkah Cara Mengelola Uang dengan Bijak

Cara mengelola uang dengan bijak- Anda tidak perlu menjadi pakar keuangan atau mengambil kuliah jurusan keuangan untuk mengelola keuangan anda dengan bijak

Dan tidak harus memiliki portofolio investasi dalam jumlah besar untuk aman secara finansial. Yang perlu anda lakukan adalah memahami dasar-dasar perencanaan keuangan agar keuangan anda menjadi sehat.

Pahami 7 langkah berikut ini agar anda menjadi lebih pintar terhadap setiap keping uang yang anda miliki. Berikut cara mengelola uang dengan bijak:

1. Buat rencana yang jelas.

Buatlah rencana yang menjadi tujuan secara jelas dengan menetapkan apa yang benar-benar anda inginkan. Apakah anda ingin memiliki rumah? ataukah anda ingin memiliki bisnis? Apakah anda ingin pensiun usia muda dan keliling dunia?

Tulis dan tempelkan tujuan yang ingin anda raih ditempat yang biasa anda lihat, seperti di pintu kamar atau di depan tembok belajar anda karena ini berkaitan dengan psikologi dan konsistensi dari alam bawah sadar anda

Rencana keuangan lebih dari sekadar mengetahui berapa gaji Anda yang tersisa setelah dikurangi tagihan pengeluaran yang harus dibayar.

Tujuan (goal) inilah yang menjadi arah dari setiap usaha yang anda lakukan. Memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang ingin anda raih akan memudahkan anda untuk sukses meraih tujuan tersebut

Oleh karena itu, membuat anggaran adalah penting bagi anda dalam mencapai tujuan dan tetap fokus. Anda bisa menggunakan cara membuat anggaran bulanan dengan aturan 50/30/20

Baca juga  Mengatur Keuangan Rumah Tangga Gaji 2 Juta

2. Siapkan Tabungan Jangka Pendek

Anda perlu menabung sebagai persiapan dana darurat atau untuk keperluan jangka pendek. Dengan begini anda bisa menghindari dari situasi dimana anda harus menggunakan kartu kredit atau utang untuk pengeluaran tak terduga.

Dana darurat sebaiknya dapat mencover kehidupan anda untuk 3 atau 6 bulan kedepan. Jika anda sakit atau dipecat dari kerja maka masih ada dana darurat selama 3 bulan untuk bertahan hidup sambil memikirkan rencana berikutnya

Jika anda berencana membeli rumah atau mobil maka pisahkan dana ini dari dana darurat dengan menyiapkan rekening tabungan tersendiri

3. Berinvestasi untuk jangka panjang.

Anda perlu menjadikan masa pensiun sebagai prioritas utama lainnya dengan berinvestasi untuk jangka panjang bisa anda pilih instrumen investasi yang sesuai dengan anda seperti saham atau reksadana, obligasi, emas, properti, deposito dan sebagainya

Dan Anda juga bisa mulai menabung sebanyak yang Anda bisa sedini mungkin untuk memaksimalkan bunga majemuk yang dapat Anda hasilkan, yang pada dasarnya adalah bunga yang Anda hasilkan dari jumlah yang telah Anda investasikan juga menghasilkan bunga (multiple compound).

4. Gunakan kartu kredit dengan bijak.

Gunakan kartu kredit secara bijak dan dalam kondis mendesak, jika anda telah menyiapkan dana darurat jangka pendek maka anda tidak perlu lagi menggunakan kartu kredit karena dapat ditalangi oleh dana darurat tersebut

Apabila anda terpaksa menggunakan kartu kredit maka bayar tagihannya tepat waktu untuk menghindari bunga tagihan yang terakumulasi

Pastikan berapa banyak utang yang anda miliki saat ini dan sebaiknya utang maksimal 30% dari total pendapatan anda

5. Perhatikan sewa rumah atau cicilan KPR

Memiliki rumah merupakan kebutuhan pokok setiap orang, namun untuk memilikinya dibutuhkan uang yang jumlahnya besar

Baca juga  Cara Mengelola Keuangan Usaha Kecil yang Penting untuk Diterapkan

Hal yang tidak bisa dihindari saat ini adalah cicilan rumah seperti menggunakan KPR. Pastikan cicilan KPR yang anda keluarkan tidak lebih dari 30% pendapatan anda

Agar bisa seperti itu, anda bisa memperbesar DP (uang muka) pada saat melakukan pembelian secara kredit

Perhatikan pula tingkat suku bunga yang berlaku pada saat membeli rumah secara KPR seperti suku bunga fixed, bunga anuitas atau lainnya, dll. Dengan begitu akan memudahkan anda dalam mengatur keuangan sesuai dengan pendapatan anda

6. Perlakukan diri Anda

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan orang ketika mengatur keuangan mereka adalah menjadi terlalu ketat.

Jika kita terus-menerus menyangkal diri sendiri hal-hal yang paling kita cintai, pada akhirnya kita akan menyerah pada tekanan dan membuat kesalahan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa tekad adalah sumber daya yang terbatas — Anda hanya dapat menahan begitu banyak godaan sebelum Anda menyerah.

Jika Anda sedang berdiet dan memutuskan tidak akan pernah lagi makan kue favorit Anda, Anda mungkin akan bertahan selama beberapa hari sebelum Anda rusak dan kenyang di dua kotak penuh kue yang anda sukai. Ini tidak hanya berlaku untuk godaan makanan tetapi juga godaan keuangan.

Oleh karena itu anda perlu memberikan ruang untuk mengumbar anggaran agar tetap pada jalurnya. Dengan cara sisihkan uang agar anda bisa mentraktir diri anda sendiri.

Ini bisa dilakukan dengan menyisihkan 5-10% pendapatan anda hingga 6 bulan atau 1 tahun dan habiskan uang itu untuk memanjakan diri anda sebagai bentuk hadiah dari setiap usaha anda selama ini

7. Jangan pernah berhenti belajar

Anda tidak harus memahami semua tentang keuangan, anda bisa mempelajari apa yang sesuai dengan kebutuhan anda agar tetap aman secara finansial

Baca juga  Cara Membuat Anggaran Keuangan 50/30/20

Anda harus terus belajar tentang alat dan sumber daya yang dapat Anda manfaatkan untuk menjadikan uang bekerja untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *