Metode CANSLIM Pada Saham Unggulan

  • Share
metode CAN SLIM pada saham

Mikaylabinar.com– Metode CANSLIM diciptakan oleh William J. O’Neil pendiri Investor’s Business Daily, sebuah harian bisnis terkenal di Amerika Serikat.

O’Neil membahas CAN SLIM dalam bukunya yang berjudul How to Make Money in Stocks : A Winning System In Good Times or Bad.

Sebuah strategi yang menggabungkan analisis fundamental (CAN) dan analisis teknikal (SLIM) yang banyak menginspirasi praktisi pasar modal

CANSLIM diciptakan oleh O’Neil setelah melakukan riset terhadap 500 saham yang memiliki kinerja istimewa (winning stocks) selama empat dekade di AS sejak tahun 1953.

Tujuannya adalah untuk menemukan saham yang punya potensi besar naik sebelum harganya terbang tinggi.

Dia mengklaim berhasil mengubah US$5.000 menjadi US$200.000 dalam setahun.

American Association of Individual Investor (AAII) menyebutkan antara Januari 1998-Desember 2008, portofolio yang disusun berdasarkan metode CAN SLIM dapat memberikan imbal hasil diatas hasil portofolio pasar (S&P 500).

Dengan metode CAN SLIM, David Ryan seorang trader dan investor saham memenangi US Investing Championship tiga kali antara tahun 1985 dan 1990  

CANSLIM merupakan akronim dari karakteristik saham pemenang, yang bisa di deskripsikan sebagai berikut:

C : Current Quarterly Earning per Share (EPS)

A : Annual Earnings Increases

N : New Product, New Management, New Highs

S : Supply and Demand

L : Leader or Laggard

I : Institutional Sponsorship

M : Market Direction

—-

Keterangan:

C = Current Quarterly Earning per Share (EPS); the higher the better (laba per lembar saham triwulan; makin tinggi makin baik)

Semakin tinggi Earning per Share (EPS) suatu saham semakin bagus untuk dikoleksi.

Oleh karenanya, carilah saham dengan persentase laba triwulan yang lebih besar pada tahun ini dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun sebelumnya, minimal peningkatan laba triwulannya 20% dari triwulan tahun sebelumnya.

A = Annual Earnings Increases; Look for significant growth (peningkatan laba tahunan; carilah pertumbuhannya yang signifikan)

EPS tahunan harus menunjukkan pertumbuhan yang nyata selama lima tahun terakhir.

Pilih saham dengan pertumbuhan pendapatan tahunan antara 25% sampai dengan 50% selama beberapa tahun terakhir

N = New Product, New Management, New Highs; Buying at the right time (produk baru, manajemen baru, keunggulan baru; beli pada waktu yang tepat)

Belilah saham perusahaan yang telah mengembangkan produk atau jasa baru, manajemen baru, gagasan baru atau perubahan nyata pada industri.

Dan yang penting lagi beli saham pada saat harga menyentuh level new high atau telah keluar dari pola konsolidasi dan mendekati atau benar-benar telah berada pada puncak harga yang baru

S = Supply and Demand; Shares outstanding plus big volume demand (permintaan dan penawaran; saham beredar ditambah permintaan dalam jumlah besar)

Carilah saham dengan volume yang besar dan tidak disertai aksi jual yang tinggi.

Jika harga sahamnya naik secara signifikan, diharapkan volumenya meningkat, yang mengindikasikan telah terjadi pembelian institusional atau pembelian besar.

Dalam banyak kasus, jika pembelian jenis ini terjadi maka volume perdagangan seharusnya 50%-100% di atas normal dalam waktu lebih dari sehari.

Atau pilih saham dengan kapitalisasi pasar relatif kecil (small cap stock), tetapi permintaan pasarnya besar karena saham tersebut berpotensi untuk mengalami kenaikan yang pesat

L = Leader or Laggard; Which is your stock (pemimpin atau pengikut; termasuk yang manakah saham anda?)

Belilah saham perusahaan yang menjadi pemimpin di industrinya (market leader). Hindari perusahaan followers. Cirinya: perusahaan yang terbesar, punya merek terkenal, kenaikan konsisten pada tingkat pertumbuhan triwulan laba per lembar saham, tingkat return on equity (ROE), marjin laba, tingkat pertumbuhan penjualan, dan fluktuasi harga sahamnya di bursa.

I = Institusional sponsorship; Follow the leaders (sponsor institusi)

Belilah saham yang juga dibeli oleh sponsorship institusional seperti broker saham, institusi reksadana, institusi dana pensiun, perusahaan asuransi, atau hedge fund yang melakukan aksi pembelian dalam jumlah banyak karena akan membuat harga saham naik. Dan pilihlah perusahaan yang mengizinkan para manajernya ikut memegang saham perusahaan tersebut

M = Market Direction; How to determine it (arah pasar; bagaimana mengetahuinya)

Ikuti perkembangan bursa, buat interpretasi, dan pahami apa yang dilakukan oleh rata-rata bursa setiap harinya.

Dengan mempelajari beberapa hal seperti menginterpretasi indeks harian, pergerakan harga dan volume perdagangan serta langkah-langkah responsive saham-saham unggulan, diharapkan dapat mengurangi risiko dalam investasi. Pelajari analisis untuk memperkirakan pergerakan arah market.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *