Berpikir dengan Cara Tertentu untuk menjadi kaya

berpikir dengan cara tertentu dalam ilmu pasti menjadi kaya
berpikir dengan cara tertentu dalam ilmu pasti menjadi kaya-mikaylabinar.com

Mikaylabinar.com  Berpikir dengan Cara Tertentu untuk menjadi kaya. Pada bab sebelumnya disebutkan bahwa menjadi kaya ada ilmu sainsnya sama halnya dengan aljabar atau aritmatika.

Wallace D Wattless sebagaimana diterjemahkan oleh A.S Laksana dalam bukunya the science of getting rich menyebutkan

untuk menjadi kaya anda harus berpikir dengan cara tertentu dan bertindak dengan cara tertentu.

Langkah awal untuk menjadi kaya anda harus membentuk gambaran mental yang jelas dan rinci tentang apa yang anda inginkan. Anda tidak bisa mengirimkan sebuah gagasan jika anda tak memilikinya.

Banyak orang gagal menarik perhatian Zat Berpikir karena mereka hanya menyodorkan gambaran kabur dan pemikiran yang remang-remang tentang ingin melakukan apa mereka, ingin punya apa, atau ingin jadi apa.

Tidaklah cukup jika anda hanya menyodorkan keinginan umum ”untuk mendapatkan kebaikan dalam segala hal”. Semua orang menginginkan itu.

Tidak cukup pula sekadar punya keinginan bepergian, melihat-lihat apa saja, berkecukupan, dan sebagainya.

Setiap orang memiliki keinginan seperti itu juga. Jika anda mengirimkan telegram kepada teman anda, tidak bisa anda sekadar mengirimkan deretan aksara,

dan memintanya menyusun sendiri pesannya, atau anda sekadar menyusun sembarangan kata-kata yang anda ambil dari kamus.

Anda harus mengirimkan kepadanya kalimat yang punya makna.

Ketika anda mencoba menyampaikan keinginan anda kepada bahan asal, ingatlah bahwa anda perlu meyampaikan pesan yang bermakna.

Anda harus tahu apa yang anda inginkan, dan harus jelas. Anda tidak akan bisa kaya, atau mendorong daya kreatif untuk bekerja, dengan cara mengirimkan pesan yang tidak jelas.

Berpikir dengan cara tertentu, kenali apa yang anda inginkan, dan buatlah gambar mental yang jelas tentang benda yang anda inginkan itu

Gambar mental yang jelas itu harus anda pertahankan dalam pikiran, seperti seorang pelaut menyimpan gambar pelabuhan yang ditujunya.

Anda harus terus-menerus fokus ke sana. Anda tak boleh memalingkan pandangan anda dari gambaran mental itu sebagaiman jurumudi tak boleh berpaling dari kompasnya.

Tak usah berlatih konsentrasi, atau meluangkan waktu khusus untuk berdoa dan menyerukan afirmasi.

Tidak perlu pula semedi atau melakukan tindakan-tindakan klenik dan semacamnya.

Hal-hal semacam ini boleh saja, tetapi yang perlu anda lakukan adalah tahu apa yang anda inginkan, dan keinginan anda harus menggebu sehingga ia terus-menerus ada dalam pikiran.

Gunakan sebanyak mungkin waktu luang anda untuk memikirkan gambar mental anda, tetapi tidak perlu melatih diri mengonsentrasikan pikiran pada apa yang benar-benar anda inginkan.

Memusatkan perhatian adalah urusan mudah dan anda bisa melakukannya tanpa usaha keras.

Dan sekiranya anda tidak benar-benar ingin menjadi kaya, sehingga hasrat anda demikian kuat untuk mempertahankan pemikiran anda pada arah tujuan seperti jarum kompas selalu menunjuk arah utara,

maka saya kira akan sulit bagi anda untuk mengikuti semua instruksi yang disarankan oleh buku ini.

Cara-cara yang dipaparkan di sini hanya ditujukan kepada sesiapa yang memiliki hasrat cukup kuat untuk mengalahkan kemalasan mental dan kesenangan berleha-leha.

Pada orang-orang seperti itu, yang memiliki hasrat menggebu, metode-metode di buku ini akan sukses.

Semakin jelas dan rinci anda menggambarkan apa-apa yang anda ingini, dan semakin kuat anda mempertahankannya dan memunculkan semua detailnya, akan semakin kuat pula hasrat anda.

Dan semakin kuat hasrat anda, semakin mudah anda mempertahankan gambar itu dalam benak anda.

Namun ada yang lebih penting ketimbang sekadar membayangkan secara jelas.

Jika hanya itu yang anda lakukan, anda akan jadi pemimpi, dan dayanya akan lemah atau tidak ada sama sekali untuk mewujudkan apa yang anda inginkan.

Anda harus melandasi gambar mental anda dengan ketetapan hati. Dan di belakang ketetapan hati ada keyakinan kuat

bahwa apa yang anda inginkan sudah menjadi milik anda. Ya, ia sudah ”di tangan” dan anda tinggal membawanya.

Tinggallah secara mental di rumah baru anda, sampai ia terwujud secara nyata. Masukkan perasaan gembira ke dalam benak anda berkaitan dengan apa-apa yang anda inginkan.

Lihatlah apa pun yang anda inginkan seolah-olah ia ada bersama anda dan sudah menjadi milik anda dan anda sudah menggunakannya.

Lakukan itu dalam imajinasi anda. Pertahankan gambaran mental anda secara jelas dan seolah nyata, dan kemudian tumbuhkan sikap mental bahwa anda sudah memiliki semua yang anda visualisasikan itu.

Miliki semua itu dalam pikiran, dengan keyakinan penuh bahwa itu semua benar-benar milik anda.

Pertahankan sikap mental kepemilikan ini dan jangan goyah sedikit pun terhadap keyakinan bahwa semuanya itu nyata.

Dan ingat untuk tetap bersyukur. Bersyukurlah untuk anugerah ini, persis sebagaimana yang anda lakukan ketika keinginan anda menjadi nyata.

Orang yang mampu berterima kasih kepada Tuhan atas hal-hal yang ia miliki dalam imajinasinya adalah pemilik keyakinan sejati.

Ia akan menjadi kaya. Ia akan mampu mewujudkan apa saja yang ia inginkan.

Anda tak perlu berdoa berulang-ulang untuk hal-hal yang anda inginkan. Tidak perlu tiap hari anda memberitahukan keinginan anda kepada Tuhan.

Urusan anda adalah merumuskan secara cerdas keinginan anda akan segala sesuatu yang bisa meningkatkan kehidupan anda,

dan membuat keinginan anda itu bermakna, dan kemudian menyampaikan semua keinginan itu kepada bahan asal, pemilik kekuatan dan kehendak yang akan memberi apa yang anda inginkan.

Anda tak bisa menarik perhatian dengan cara mengulang-ulang keinginan. Lakukan dengan mempertahankan gambar mental,

tetapkan hati anda untuk mendapatkannya, yakini secara kuat bahwa anda pasti mendapatkannya.

Jawaban terhadap doa tidak tergantung pada keyakinan anda saat mengucapkannya, tetapi pada keyakinan saat anda bekerja.

Anda tak bisa mengesankan Tuhan dengan berdoa seminggu sekali pada hari tertentu, dan kemudian melupakan-Nya di hari-hari lain.

Anda tak bisa mengesankan Tuhan dengan cara menyediakan waktu khusus di dalam kamar dan berdoa, lalu lupa lagi pada jam-jam berikutnya dan baru ingat lagi pada waktu tiba jam untuk berdoa.

Doa lisan cukup bagus juga, dan berguna terutama untuk menjernihkan visi dan memperkuat keyakinan.

Namun bukan pernyataan lisan anda yang akan mewujudkan keinginan anda. Untuk menjadi kaya anda tidak memerlukan ”waktu khusus untuk berdoa”.

Yang anda perlukan adalah ”berdoa tanpa henti”. Doa yang saya maksud di sini adalah terus mempertahankan gambaran mental anda,

yang dilandasi keteguhan hati, yang diperkuat lagi dengan keyakinan bahwa anda sedang mewujudkannya.

Semuanya akan anda terima saat anda sudah membentuk gambar mental secara jelas.

Dan saat anda sudah memiliki gambar mental yang jelas, akan baik bagi anda untuk berdoa secara khusyuk, menyampaikan terima kasih kepada Tuhan.

Bersyukurlah dan tunjukkan selamanya sikap mental kepemilikan. Tinggallah di rumah baru anda, kenakan adibusana anda, kendarailah mobil anda, lakukan perjalanan, dan rencanakan perjalanan besar anda dengan penuh percaya diri.

Pikirkan dan bicarakan semua yang anda minta dalam doa seolah-olah anda sekarang sudah memilikinya.

Gambarkan suatu lingkungan, dan kondisi keuangan persis seperti yang anda inginkan.

Hiduplah sepanjang waktu dalam lingkungan dan kondisi keuangan yang anda imajinasikan itu.

Namun, pikirkan bahwa anda tidak melakukan hal ini semata-mata sebagai pemimpi atau pelamun.

Pertahankan keyakinan bahwa imajinasi anda sedang diwujudkan. Jaga keteguhan hati anda terhadap keinginan itu.

Ingat bahwa keyakinan dan keteguhan hati itulah yang akan membedakan apakah anda seorang ilmuwan atau pelamun.

Dan menyadari fakta ini, maka anda harus mempelajari penggunaan Kehendak secara tepat.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *