7 Manfaat Kita Mengembangkan Potensi Diri Di Masa Depan

Mengembangkan potensi diri – Seseorang dikatakan berguna jika dalam dirinya memiliki manfaat untuk orang lain juga memberikan makna positif.

Lantas, apakah orang yang tidak bisa memberikan manfaat untuk orang lain dikatakan tidak berguna?

Tentu tidak ya, minimal dengan tidak menambah beban orang lain itu sudah masuk dalam kategori orang yang berguna.

Cara agar kita bisa bermanfaat bagi orang lain adalah dengan mengembangkan potensi diri yang dimiliki, seperti menggali apa sih keahlian kita. 

Pengertian pengembangan potensi diri 

Pengembangan potensi diri merupakan sebuah aktivitas dari diri sendiri untuk belajar hal baru secara positif tak terbatas hanya saat di lingkungan kerja tetapi sebisa mungkin global.

Bisa dikatakan bahwa pengetahuan umum dan khusus mulai Anda pelajari guna menambah wawasan baru.

Ketika wawasan Anda bertambah kendati hanya 10% dari pengetahuan total maka sedikit banyak Anda telah naik prestasi.

Anda dari yang tidak tahu menjadi tahu, contohnya ketika Anda lulus kuliah jurusan akuntansi dan bekerja sebagai admin di perusahaan maka secara global tidak asing dengan job yang dikerjakan.

Namun, ternyata ada keahlian lain yang harus Anda kuasai seperti career lulusan sma cara pengoperasian program komputer, cara memakai printer, belajar sosmed baru agar ketika ada informasi dari atasan Anda tidak ketinggalan.

Nah, pengetahuan lain semacam itu tidak mungkin Anda tinggalkan, jika Anda acuh resikonya akan tertinggal atau terhenti. 

Tujuan pengembangan potensi diri 

Ketika Anda mulai untuk mengembangkan diri dengan sebuah ide baru job dan karir, belajar dari ilmu yang telah ada atau sedang dalam menelusuri ilmu yang dipelajari maka tekanan psikis pasti terjadi karena sedikit banyak Anda transisi perasaan, pikiran dari zona nyaman sebelumnya.

Hal ini sangat wajar sekali dimana nantinya berproses menjadi kecanduan bahwa “saya suka dengan hal baru”.

Baca juga  Tips Warren Buffett Menuju Kehidupan yang Lebih Kaya

Di sinilah tujuan utama pengembangan potensi diri, yakni bisa menguasai hal baru yang sebelumnya belum Anda kuasai.

Selain itu, dengan pengembangan diri yang maksimal, Anda lebih nyaman di lingkungan karena bisa mengatasi masalah tertentu tanpa adanya kerusuhan.

Orang lain yang melihat Anda juga akan segan, lebih hormat dan mempercayakan kendalanya untuk Anda selesaikan.

Banyak sekali perusahaan google karir internship lebih mengedepankan karyawan yang bisa menguasai 2 bidang atau lebih dari bidang pokok yang Anda telah kuasai.

Hasil akhirnya, Anda sebagai karyawan akan lebih aman dari kata PHK, dan jika berprestasi menyumbangkan ide terbaiknya maka reward akan Anda dapatkan. Timbal baliknya bisa dikatakan cukup seimbang antara pekerja dengan tempat kerja. 

Ke arah manakah pengembangan potensi diri? 

Bebas asalkan bernilai positif dan memberikan arah baik pula, contohlah seseorang bekerja sebagai polisi satlantas yang tugasnya mengawasi jalannya lalu lintas kendaraan.

Polantas tersebut bisa mencoba mengembangkan diri dengan belajar sebuah teknologi agar sistem jalan bisa diawasi lewat ponsel, aturan lalu lintas bisa dicantumkan dalam sebuah aplikasi agar pengguna jalan taat keselamatan.

Aturan lalu lintas akan di share lewat aplikasi ponsel bahwa hari Senin akan diadakan sidak surat kendaraan bermotor di titik area A.

Dengan demikian, sebelum Anda kena tilang bisa membawa lengkap surat kendaraan, efek jangka panjangnya para pengendara akan terbiasa membawa surat kendaraan saat bepergian. Disimpulkan arah dari mengembangkan potensi diri: 

  1. Untuk membentuk sebuah karakter orang lain dari sebuah ide yang Anda utarakan. 
  2. Memberikan manfaat secara tak langsung kepada orang lain atau instansi yang Anda singgahi.
  3. Bisa mengajak orang lain agar lebih termotivasi, terinspirasi dengan sikap Anda yang mau belajar hal baru untuk mengembangkan potensi diri. 
  4. Membuka peluang pekerjaan yang lebih luas, contohnya Anda menguasai ketrampilan memasak atau tata rias yang mana Anda sendiri adalah lulusan pendidikan agama. Dengan adanya keahlian pengembangan diri tersebut tentu orang lain sedikit banyak datang ke Anda untuk memakai jasa Anda tersebut.  
  5. Menjadikan Anda pribadi yang lebih percaya diri karena di dalam diri Anda yang tampaknya dari luar tidak memiliki kelebihan apa-apa ternyata bisa mempunyai banyak keahlian. 
  6. Terseleksi dari lingkungan tak produktif seperti lingkungan yang banyak pengangguran, dan mungkin dengan Anda memberikan kontribusi pada mereka bisa menaikkan derajat sosialnya.
Baca juga  Mengapa Orang Kaya makin Kaya Inilah Rahasianya

Memberikan kesan kepada Anda sebagai pribadi yang dikenal objektif dengan sebuah masalah. Memandang permasalahan tidak hanya dari satu sisi saja tapi dari banyak sisi, karakter Anda cenderung bijaksana menyikapi sebuah watak.

Manfaat kita mengembangkan potensi diri 

Berikut ini manfaat dari mengembangkanpotensi diri :

Untuk diri sendiri

  1. Menaikkan nilai kualitas diri Anda di mata orang umum sebagai orang yang bisa apa saja
  2. Membuat percaya diri dengan keahlian yang dimiliki karena Anda terhindar dari rasa minder atau berkecil hati. 
  3. Melatih mental diri ketika ada perbedaan atau perubahan yang terjadi baik mendadak atau lama. Terkadang aturan tempat kerja berubah dan nantinya mempengaruhi kondisi pekerjanya. 
  4. Tidak mudah tersinggung dengan kritikan dan saran orang lain karena setiap orang memiliki cara pAndangnya masing-masing. 
  5. Mengenal ragam karakter yang dekat dengan Anda
  6. Mengetahui seluk beluk pengetahuan yang baru dan cara memposisikan. 

Untuk orang lain

  1. Orang lain terasa terbantu dengan kehadiran Anda sebagai penolong. 
  2. Memberikan inspirasi orang lain agar juga bisa mengembangkan diri walaupun tidak sama seperti jenis pengembangan diri Anda. Misalnya, Anda mengembangkan diri tentang ahli desain layout sedangkan rekan Anda mengembangkan diri dengan membuka kuliner. 
  3. Muncul bakat yang tersembunyi dari yang tadinya stagnan menjadi produktif.

Langkah mula mengembangkan potensi diri 

Berikut ini 5 langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan potensi diri :

1. Ujian minat dan bakat

Banyak tes minat dan bakat yang tersedia di banyak pelatihan career lulusan smk, pelatihan komputer, pelatihan keuangan, pelatihan memasak, dan sebagainya.

Dengan mencoba mengikuti semua pelatihan tersebut maka Anda bisa menambah banyak masukan ilmu, relasi yang ikut.

Setiap pelatihan yang Anda ikuti tentu akan diseleksi dengan tes. Jika tesnya lolos maka pertAnda Anda telah menguasai sebagian dari kemampuan yang diberikan.

2. Berbicara dengan pihak ketiga 

Dalam diri kita mempunyai blind spot artinya ada sebuah hal yang tidak kita ketahui dalam jiwa kita tapi dapat terlihat saat orang lain menilai kita.

Baca juga  Cara Mudah Pelatihan Motivasi Pengembangan Diri

Bahasa umumnya adalah koreksi untuk kita dari pandangan orang lain yang dekat dalam menilai Anda. Contoh, Anda sedang bicara dengan orang tua atau kakak dimana setiap opini mereka mengacu pada kualitas hidup Anda.

Orang tua mungkin bisa menyarankan Anda untuk menggali potensi lain agar bisa membuka peluang usaha.

3. Berbesar hati menerima kritikan

Saat Anda bertemu dengan banyak orang dan setiap mereka memberikan masukan untuk Anda, janganlah mudah tersinggung.

Dengarkan dan pikirkan tentang apa yang mereka katakan. Jika mereka katakan tentang Anda memberikan ide baik maka simpan, lakukan.

Namun, jika opini mereka dirasakan kurang sesuai cukuplah bilang “terima kasih dan senyum”. Awalnya tentu Anda merasa tidak nyaman tapi dengan terbiasa masukan akanc membuat mental Anda makin kebal.

4. Keluar zona nyaman

Cara mengembangkan potensi diri dengan keluar zonanyamanyang dimaksud keluar dari zona nyaman adalah Anda rela melepas diri dari kerjaan yang sedang dijalani, kehidupan yang itu – itu saja dengan masuk ke zona lingkungan baru yang lebih baik.

Semua pasti mengandung resiko, baik resiko level ringan atau level berat. Memang tidak mudah untuk melakukannya tapi Anda lebih berkembang. 

5. Banyak bersinggungan beda umur

Anda bisa mendekati rekan yang memiliki banyak rentang usia. Cara berpikir Anda juga bisa lebih terbuka karena dengan usia lebih muda Anda tahu psikis yang muda,

Sedangkan berteman yang lebih tua Anda bisa membaca karakter dan mengambil sudut pandang mereka yang lebih berpengalaman. Wawasan psikis dan potensi non psikis membina Anda menjadi seorang karir yang handal.

Anda jangan ragu dengan banyak ujian yang datang ketika memulai proses mengembangkan potensi diri, setiap proses yang terjadi selalu mencoba diambil hikmahnya.

Potensi diri yang Anda kembangkan tidak bersumber dari pendidikan formal saja tapi bisa dari pengalaman selama bergaul dengan banyak orang.

Perusahaan lebih menyukai peran karyawan yang memiliki potensi lebih banyak dibandingkan dengan karyawan yang hanya terus mengerjakan hal yang sama setiap harinya dan menunggu saat gajian tiba.  

x

Leave a Comment