7 Kiat Pengembangan Potensi Diri Di Dunia Kerja

Pengembangan Potensi Diri
7 Kiat Pengembangan Potensi Diri Di Dunia Kerja

Sebelum memasuki dunia kerja, Anda harus mempersiapkan diri baik dari segi fisik maupun mental. Salah satu di antaranya adalah dengan melakukan pengembangan potensi diri. Pasalnya tanpa tahu cara mengoptimalkannya, Anda akan kesulitan mendapatkan posisi yang diinginkan di perusahaan.

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud potensi diri? Seperti apa potensi yang sebaiknya digali para karyawan untuk menunjang pekerjaannya? Sambil mencari job karir yang sesuai, berikut pengertian, jenis, hingga kiat mengembangkan potensi diri untuk Anda!

Apa yang dimaksud potensi diri?

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), potensi merujuk pada kemampuan yang bisa dikembangkan. Ada pula yang mengartikannya sebagai daya, kemampuan, atau kekuatan seseorang yang sudah maupun belum terealisasikan.

Pengembangan potensi diri yang dilakukan dengan tepat akan memberikan berbagai manfaat. Misalnya saja mengasah sifat leadership atau kepemimpinan seseorang. Sementara Anda yang masih bergelut menemukan job dan karir lebih mudah mengukur kemampuan diri sebelum melamar pekerjaan di perusahaan.

Dibutuhkan niat dan usaha supaya potensi yang Anda miliki berguna untuk pekerjaan. Anda yang mampu melakukannya secara konsisten dijalin mendapatkan karir yang cemerlang dan stabil.

Apa saja jenis potensi diri yang perlu diketahui?

Berdasarkan kemampuan diri, potensi dibagi menjadi dua jenis, antara lain:

1. Kemampuan intrapersonal

Jenis kemampuan ini berkaitan dengan kelihaian Anda mengenali diri sendiri. Orang-orang yang melakukan pengembangan potensi diri untuk kemampuan intrapersonal biasanya dapat mengontrol emosi dengan baik, mandiri, bijak, dan selalu termotivasi.

Kemampuan intrapersonal pun berhubungan dengan cara intropeksi dan refleksi diri seseorang. Karakteristik yang dapat Anda kenali adalah dapat mengidentifikasikan kelebihan dan kekurangan diri sendiri, mempunyai self awareness yang baik, serta sanggup memahami landasan emosi dan motivasi. Mereka juga dapat mengeksplorasi ide dan gagasan baru yang bagus untuk perusahaan.

Baca juga  5 Cara membuat CV Lamaran Kerja yang baik dan Benar Agar dilirik HRD

2. Kemampuan interpersonal

Pada kemampuan interpersonal, Anda akan diajak mengasah skill berkomunikasi dan interaksi dengan orang lain. Sejumlah career lokal juga membutuhkan kemampuan ini, terutama pada posisi yang mengharuskan Anda bekerja dalam tim.

Dalam pengembangan potensi diri, kemampuan interpersonal berkaitan dengan seseorang yang dapat memahami kelebihan orang-orang di sekitarnya. Antara lain dengan menilai potensi diri, emosi, serta kondisi mereka. Adapun karakteristik yang dimiliki mencakup kemampuan berkomunikasi, menilai sejumlah situasi dari berbagai sudut pandang, dan dapat menyelesaikan masalah.

Sementara macam-macam potensi dari berbagai kemampuan yang berguna di dunia kerja meliputi:

3. Kemampuan berbahasa

Orang-orang yang memiliki potensi berbahasa yang baik biasanya dapat menggunakan bahasa secara efektif. Bahkan beberapa di antaranya menguasai lebih dari satu bahasa. Potensi ini ada baiknya Anda kembangkan semaksimal mungkin, sebab bermanfaat untuk membuka pembicaraan, terutama saat hendak bekerjasama dengan klien luar negeri.

4. Kemampuan logika

Pengembangan potensi diri dengan kemampuan ini ditujukan untuk Anda yang tertarik dengan hitungan atau angka. Sebagai contoh, Anda yang menyukai algoritma dan programming bisa mencari career lowongan kerja yang berkaitan dengan pembuatan aplikasi dan website. Kemampuan logika pun dianggap sebagai potensi yang paling dicari di era teknologi yang semakin canggih.

5. Kemampuan bermusik

Bukan hanya untuk menghibur orang-orang, kemampuan bermusik juga dapat dijadikan sumber penghasilan saat digunakan dengan tepat. Selain menjadi musikus, Anda yang memiliki kemampuan musik bisa berkarir sebagai penulis lagu, komposer, maupun jurnalis. Selain itu, jenis kemampuan ini termasuk yang bersahabat untuk semua usia.

6. Kemampuan bayang ruang

Jenis kemampuan dalam pengembangan potensi diri ini berkaitan dengan orang-orang yang menyukai bidang geometris. Terutama bagi Anda yang mampu memperkirakan jarak dan ukuran serta peka terhadap ruang spasial. Pekerjaan seperti desain interior dan rancang pembangunan adalah salah dua lowongan kerja yang butuh kemampuan ini.

Baca juga  Memilih Penyedia Pelatihan Pengembangan Diri Dan Karyawan Yang Memerlukannya

7. Kemampuan sosiologis

Di dunia kerja, Anda pastinya bertemu dengan banyak orang, bahkan bekerja bersama mereka. Kemampuan sosiologis pun membantu Anda berbaur dengan membaca permasalahan sosial yang terjadi di sekitar. Individu yang mempunyai potensi ini pun sanggup berpikir kritis dan memperlihatkan kepekaan berupa empati dan simpati.

Bagaimana cara mengembangkan potensi diri?

Belum kunjung menemukan potensi sesuai loker career? Atau sudah mendapatkannya, tetapi bingung mengembangkannya? Berikut cara-cara yang dapat Anda terapkan supaya pengembangan potensi diri membuahkan hasil yang diharapkan!

1. Dengarkan baik-baik suara hati

Tak ada yang mengetahui kemampuan atau potensi sebaik diri Anda sendiri. Maka dari itu, jangan abaikan apa yang hati Anda suarakan. Karena dalam menjalani hidup, dalam hal ini bekerja, butuh keikhlasan untuk mencapai target.

Berbeda saat Anda memaksakan diri demi mengejar gengsi atau tujuan buruk lainnya. Selain tak mampu memberikan performa yang diharapkan perusahaan, Anda juga sulit menikmati setiap tahap yang dilewati. Untuk itu, prioritaskan suara hati selama mencari lowongan kerja hingga mendapatkan posisi yang Anda inginkan.

2. Tentukan tujuan atau goals logis

Pengembangan potensi diri bakal terasa optimal saat Anda menentukan tujuan atau goals logis. Maksudnya, tujuan tersebut memang sesuai kapasitas dan kemampuan. Kalau terlalu muluk, Anda sendiri yang akan kesulitan merealisasikannya.

Untuk memudahkan penentuan tujuan, Anda perlu memikirkan baik-baik skill yang benar-benar dikuasai. Kemudian, tulis juga hal-hal apa saja yang memang dibutuhkan dan mana yang termasuk keinginan. Dari daftar tersebut, Anda akan mengetahui tujuan apa yang ingin segera dicapai dan bisa ditunda sementara waktu.

3. Buat pencapaian atau milestone kecil

Salah satu kesalahan yang masih dilakukan beberapa orang dalam pengembangan potensi diri adalah mendambakan pencapaian atau milestone besar di tahap awal. Memang tak ada yang salah dari hal ini, tetapi Anda juga harus menyadari kemampuan diri.

Anda yang masih mencari lowongan kerja career sebaiknya targetkan pencapaian kecil dulu. Saat pencapaian-pencapaian tadi berhasil diwujudkan, Anda bisa tingkatkan secara perlahan. Langkah ini akan membuat Anda cepat kecewa sekaligus berpikir realistis tentang kemampuan diri dan pekerjaan yang sedang dilakoni.

Baca juga  Karir atau Karier : Mengenal Jenis Jenjang Karir

4. Tidak ragu untuk mencoba

Bimbang atau ragu hanya akan menghambat Anda untuk meniti karir yang sukses. Setelah menyusun rencana dan prioritas, teruskan dengan mencoba hal yang mendukung pengembangan potensi diri. Jangan sungkan bereksperimen, terutama kalau bagus untuk karir Anda.

Sebagai contoh, Anda dihadapkan pada dua pilihan untuk membuka bisnis kuliner atau online shop pakaian. Anggaplah bisnis kuliner adalah bidang yang belum terlalu familiar, tetapi Anda tertarik karena potensi bagus, sementara online shop belum terlalu menguntungkan di wilayah Anda. Jika memang ingin menguji kemampuan diri, pertimbangkan untuk memulai bisnis kuliner.

5. Perlihatkan karakter dan kepemimpinan

Karyawan yang mempunyai karakter dan kepemimpinan kuat biasanya mampu membawa diri sekaligus menggali potensi diri. Kedua hal ini, dalam pengembangan potensi diri, membantu Anda dalam membedakan performa yang baik dan buruk.

Pemimpin yang hebat dan bertanggung jawab akan mengambil tindakan tanpa memperhitungkan untung ruginya bagi mereka. Mereka juga mempunyai kemampuan melatih serta membimbing para karyawan supaya mereka dapat lebih produktif. Tak sedikit career lowongan yang memerlukan karakter dan sifat kepemimpinan untuk mengoptimalkan pencapaian.

6. Berbesar hati menerima kegagalan

Kegagalan adalah bagian dari sebuah pengalaman. Oleh karena itu, jangan cepat menyerah atau kecewa saat Anda menghadapinya. Orang-orang sukses yang Anda jadikan sebagai panutan pasti mempunyai cerita terkait kegagalan.

Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap kegagalan adalah tanda payah. Mereka pun menghentikan pengembangan potensi diri karena mengira tak punya lagi peluang kerja bagus untuk dikejar. Jadikan kegagalan tersebut sebagai motivasi supaya Anda tumbuh dan sanggup melampaui hal-hal yang menjadi batasan.

7. Jangan lupa rayakan kesuksesan Anda

Anda sudah sudah susah payah mencari career kerja, sampai akhirnya mendapatkan pekerjaan impian. Selamat, sekarang Anda bisa mengoptimalkan potensi diri! Di sisi lain, jangan lupa untuk merayakannya sebagai bentuk bersyukur dan menghargai diri.

Merayakan pencapaian, sekecil apa pun itu, akan menjadi pengingat bagi Anda saat sedang sedih atau terpuruk. Hal tersebut juga bakal menumbuhkan motivasi kerja, sehingga pribadi Anda akan lebih baik. Selain itu, perayaan ini akan mengingatkan Anda pada jerih payah yang dilewati sampai berhasil mendapatkan kesuksesan.

Semoga pengembangan potensi diri yang Anda lakukan berjalan lancar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *