Pengaruh Inflasi Terhadap Kehidupan Masyarakat

5 Pengaruh Inflasi Terhadap Kehidupan Masyarakat
Ilustrasi mata uang euro (Photo by Sara Kurfeß on Unsplash)

Membeli barang-barang berharga, maupun non berharga dilakukan setiap hari. Mulai dari membeli makan, minuman, shampo dan berbagai kebutuhan lainya, semuanya melibatkan uang dan tidak lepas dari pengaruh inflasi diberbagai bidang.

Contoh sederhana ketika membeli beras, orang bisa mendapatkan harga yang murah hari ini tetapi tidak dengan dua hari kedepannya. Hal ini disebut inflasi, apa saja pengaruh inflasi? Berikut ini beberapa diantaranya.

Apa itu Inflasi ?

Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara terus-menerus dalam jumlah besar disertai dengan penurunan nilai mata uang yang diakibatkan meningkatnya peredaran uang kertas di masyarakat

Secara keseluruhan inflasi menyebabkan biaya hidup semakin meningkat. Penghitungan inflasi dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan melakukan survei untuk mengumpulkan data harga dari berbagai macam barang dan jasa yang dianggap mewakili konsumsi masyarakat

Data tersebut kemudian dibandingkan dengan harga pada periode sebelumnya untuk mengetahui tingkat inflasinya

Penyebab Inflasi

Ada beberapa penyebab inflasi yaitu:

Peredaran mata uang yang meningkat akibat merosotnya nilai mata uang. Semakin banyak uang yang beredar maka nilainya akan semakin berkurang akibatnya harga barang dan jasa mengalami kenaikan sementara daya beli masyarakat menurun

Ini berkaitan dengan adanya kebijakan moneter yang longgar.

Inflasi juga dapat terjadi ketika permintaan barang dan jasa meningkat namun tidak dibarengi dengan pasokan penawaran yang mencukupi

Penawaran yang menurun diakibatkan adanya biaya produksi yang meningkat.

Pemahaman Inflasi Berdasarkan Ilmu Ekonomi dan Dampaknya

Mempelajari istilah ekonomi akan berguna, ruang bergaul sekarang juga harus ditingkatkan dengan bergabung dengan orang yang paham terhadap kondisi perekonomian.

Baca juga  Penyanderaan Mapenduma, Keputusan Kasfh-e Hijab Dikeluarkan

Masyarakat yang mengerti pengaruh dari inflasi tidak akan bertindak dengan gegabah. Selain itu, belajar tidak memandang usia dan jenis kelamin, bisa dilakukan oleh siapa saja. Berikut 5 pengaruh inflasi yang bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari;

1. Menurunkan Daya Beli

Harga barang yang dipengaruhi inflasi akan membuat omset penjualan barang tersebut menurun. Contohnya, bila seseorang membeli tas mewah seharga 10 juta, kemudian membeli tas yang sama di kemudian hari dan mengalami peningkatan. Tentu hal ini akan dipertimbangkan berulang-ulang.

Sebagai konsumen yang bijak pasti memilih mengganti tas yang jauh lebih baik dengan harga yang sama. Tidak sedikit juga yang rela membeli barang yang sama dengan nominal yang bertambah, beberapa contohnya adalah barang-barang pokok sehari-hari.

Kalau sudah bersangkutan langsung dengan bahan-bahan pokok tidak bisa lagi didiskusikan dengan baik. Secara terpaksa orang akan membelinya, tanpa peduli dengan harga yang ditawarkan beberapa hari sebelumnya.

2. Tidak Sebanding dengan Pemasukan

Pengaruh lainnya yang disebabkan oleh inflasi adalah tidak seimbangnya pemasukan dan pengeluaran masyarakat. Gaji yang diberikan dari kantor selalu sama setiap bulannya, sedangkan harga kebutuhan selalu mengalami peningkatan.

Kejadian ini, bila terjadi sekali tidak masalah akan tetapi bila berkelanjutan, masyarakat akan sulit beradaptasi dengan harga di pasaran. Alih-alih mencari alternatif untuk memenuhi semua kebutuhan yang ada justru masyarakat melakukan tindakan kurang baik seperti demo dan pelanggaran hukum.

Kemiskinan adalah bentuk masalah sosial yang tidak bisa dihindari bila terjadi inflasi besar-besaran. Yang dimaksud dengan invasi besar-besaran adalah suatu keadaan dimana suatu kebutuhan pokok tidak dapat lagi ditemui dengan harga yang murah.

3. Memancing Masyarakat yang Kreatif

Meskipun memberikan pengaruh yang sedikit membahayakan bagi masyarakat, ternyata ada pengaruh lain yang memberikan dampak baik bagi masyarakat. Contohnya saja adalah munculnya masyarakat yang kreatif melalui permasalahan yang terjadi dalam perekonomian.

Baca juga  Penyair W.S Rendra dan Meninggalnya Djuanda Kartawidjaja

Masyarakat yang dituntut untuk selalu memenuhi kebutuhannya terpaksa harus mencari barang alternatif yang memiliki harga lebih murah, dibandingkan dengan harga barang utama. Dengan begitu, masyarakat yang memiliki jiwa berwirausaha akan memperlebar sayapnya. Sehingga bisa menciptakan barang baru.

Terjadinya masyarakat kreatif di suatu negara tidak akan berlangsung mudah bila tidak terjadi inflasi. Melalui hal inilah, bisa disimpulkan bahwa inflasi ternyata mampu mengambil andil dalam terciptanya suatu negara maju.

Selain berpengaruh dalam terciptanya peluang usaha, inflasi juga memberikan pengaruh terhadap pola pikir masyarakat. Mendirikan cafe atau kedai kini bukan lagi suatu usaha yang memberikan omset besar dalam jangka 3 sampai 4 tahun kedepan.

Solusinya para pelaku bisnis bisa memulai hal-hal baru seperti mencoba reksadana dan melakukan penanaman saham. Investasi berbentuk saham jauh lebih aman bila dibandingkan dengan mendirikan kafe, karena memiliki peluang sukses yang lebih baik dibandingkan dengan usaha mendirikan cafe.

4. Meringankan Peminjam

Sistem peminjaman yang terjadi di masyarakat juga akan terpengaruh dengan adanya inflasi. Nilai tukar rupiah ini akan membuat pihak peminjam mudah dalam melunasi hutangnya.

Dalam jangka waktu setahun memiliki hutang yang sama, tetapi karena daya belinya menurun, uangnya tetap sama. Maka peluang untuk mengembalikan uang yang dipinjam semakin besar.

Meskipun memberikan dampak baik bagi pengutang, rasa pahit harus diterima pemberi hutang. Walaupun memiliki uang dengan jumlah yang sama seperti yang dipinjamkan, tapi dengan uang yang sama tersebut pihak pemberi hutang tidak dapat seleluasa menggunakan uangnya karena harga barang tidak kondusif.

Contoh terkecil bila seseorang memberikan uang pinjaman senilai 9 juta, 2 tahun kemudian uang tersebut dikembalikan. Pada saat meminjamkan uang tersebut peminjam bisa memperoleh motor baru brand terbaik. Setelah dua tahun berlalu, motor dengan brand yang sama tidak mungkin dibeli.

Baca juga  Berdirinya Masyumi Sebagai Partai Politik

5. Menaikan Jumlah Wisatawan

Dampak yang bisa diambil dari pengaruh inflasi adalah adanya kunjungan wisatawan. Dibandingkan nilai tukar dolar nilai tukar rupiah selalu berada di bawah dolar. Hal ini pasti akan membuat para pelancong asing datang berkunjung ke Indonesia untuk menikmati waktu liburannya.

Dengan menilai sendiri harga-harga yang dijual di di Indonesia, para pelancong pasti memiliki pemikiran bahwa produk yang ditawarkan memiliki harga yang murah. Sehingga sangat menarik untuk dibeli. Bila pembelinya adalah turis asing maka besar peluang untuk melakukan penjualan barang ke luar negeri.

Berbagai pengaruh inflasi bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Baik pengaruh yang bersifat positif, maupun negative.

Ada baiknya sebagai masyarakat yang bijak mengetahui dampak dari setiap kebijakan yang diambil, sehingga tidak terjerumus dalam bujuk rayu dan berita-berita hoax.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *