Robert Kyosaki Adalah : Biografi

profil Robert T Kyosaki
Robert T Kyosaki Sekilas Profil Tentangnya

Mikaylabinar.com– Robert Kyosaki adalah penulis dari buku Rich Dad Poor Dad yang terbit tahun 1997, buku keuangan pribadi yang banyak mengubah cara berpikir orang di seluruh dunia tentang uang. Berikut profil dari Robert Toru Kyosaki

Robert Kiyosaki lahir pada 8 April 1947, di Hilo, Hawaii. Ayahnya Ralph adalah seorang guru dan instruktur, yang memungkinkan Kiyosaki untuk bersekolah di sekolah yang lebih baik.

Kyosaki belajar di Hilo High School dan setelah lulus, mendaftar di Akademi Merchant Marine di New York lulus tahun 1969 dan mengambil posisi sebagai perwira dek.

Robert Kyosaki adalah pengusaha, pendidik, dan investor yang percaya bahwa dunia membutuhkan lebih banyak pengusaha yang akan menciptakan lapangan pekerjaan dengan perspektif tentang uang dan investasi yang seringkali menentang kearifan konvensional.

Robert Kiyosaki menikah dengan Kim Meyer pada tahun 1989. Dia adalah seorang pengusaha, investor, dan juga seorang motivator.

Awal Karir

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Robert Kiyosaki mulai bekerja di kapal dagang dan berkeliling dunia. Selama perjalanannya, ia melihat banyak kemiskinan dan budaya baru, yang memberi pengaruh besar pada dirinya.

Pada tahun 1972, ia mulai bertugas sebagai pilot helikopter tempur di Korps Marinir, selama Perang Vietnam. Setelah menyelesaikan tugasnya pada tahun 1974, Ia dianugerahi Medali Udara dan kemudian memutuskan untuk pindah ke New York.

Setibanya di New York, Kiyosaki mengambil posisi sebagai salesman untuk Xerox Corporation dan menjual mesin fotokopi.

Kyosaki memegang posisi itu sampai tahun 1978. Pada tahun 1977 setelah memiliki cukup uang hasil tabungannya, Ia memulai bisnisnya sendiri yaitu memproduksi dompet peselancar Velcro nilon pertama.

Robert mencoba membatasi biaya dompet dengan menurunkan kualitas dan segera permintaan turun, yang menyebabkan perusahaan bangkrut.

Baca juga  Steve Nison Bapak Candlestick Modern

Pada awal tahun 1980-an, Kiyosaki memulai bisnis baru untuk lisensi T-Shirt untuk band-band heavy metal rock.

Bisnis ini pada awalnya sukses, tetapi perubahan tren dalam musik membuat perusahaannya menurun, akhirnya bubar pada tahun 1985.

Selama puncak bisnisnya, Kiyosaki menginvestasikan uang dalam saham dan real estat, tetapi dengan penurunan bisnisnya, hutang ke bank tumbuh, dan Kiyosaki menjadi tunawisma dan tidak punya uang sepeser pun.

Menjadi Motivator

Terlepas dari kegagalannya, Kiyosaki tidak kehilangan harapan dan memutuskan untuk membantu orang dengan mendidik mereka tentang cara menghindari kebangkrutan dan mencapai kesuksesan.

Dia mulai bekerja sebagai pembicara motivasi Money And You. Seminar menjadi semakin populer dan menyebar dari Kanada dan Amerika Serikat ke Australia dan Selandia Baru.

Bisnis berbicara motivasi menjadi menguntungkan, akhirnya mengubah Kiyosaki menjadi multi-jutawan. Dia meninggalkan Money And You pada tahun 1994 dan pensiun.

Kiyosaki terus berinvestasi dalam saham dan real estat dan mulai menulis buku. Bersama Sharon Lechter, Kiyosaki menulis buku Rich Dad, Poor Dad.

Karena dia tidak dapat menemukan penerbit, dia menerbitkan buku itu sendiri. Buku ini diterbitkan pada tahun 2000 dan sejak itu telah terjual lebih dari sepuluh juta eksemplar.

Pada tahun 1997, dia keluar dari masa pensiunnya dan memulai perusahaan pendidikan keuangan Cashflow Technologies Inc.

Usaha berikutnya datang pada tahun 2002 ketika dia membeli tambang perak di Amerika Selatan. Kiyosaki memiliki aset di beberapa kompleks apartemen, hotel, dan lapangan golf.

Pembicara

Robert memiliki reputasi internasional sebagai orang yang suka menyampaikan sesuatu secara lugas, blak-blakan, tidak menaruh hormat dan berani serta menjadi sosok yang menyokong pendidikan keuangan dengan penuh semangat dan lantang

Baca juga  Eric Ries Adalah Pencipta Metode Lean Startup

Robert yang memiliki harta sekitar 100 juta US Dolar tahun 2020 merupakan pendiri The Rich Dad Company bersama Kim Kyosaki, sebuah perusahaan pendidikan keuangan dan pencipta permainan cahsflow.

Pada 2014, perusahaan ini mengungkit kesuksesan global permainan Rich Dad untuk meluncurkan penawaran terobosan baru dalam permainan ponsel dan daring.

Robert Kyosaki adalah dipuji sebagai seorang visioner dan berbakat yang mampu menyederhanakan gagasan yang berkaitan dengan uang, investasi, finansial dan ekonomi yang rumit menjadi sederhana dan mudah dipahami.

Menceritakan pengalaman pribadinya menuju financial freedom dengan cara yang mudah dipahami oleh orang dari segala usia dan latar belakang.

Prinsip dari inti pemikirannya seperti orang kaya bekerja tidak untuk uang, rumah anda bukanlah aset, penabung adalah pecundang banyak menuai kritik dan cemohan.

Pada awalnya beberapa  kali bukunya ditolak oleh penerbit karena dianggap orang yang tidak mengerti apa yang ditulisnya.

Selama dua dekade terakhir ajaran dan falsafahnya tercermin di panggung perekonomian dunia dengan ramalan yang tepat

Pendidikan Keuangan

Robert menganggap bahwa sekolah untuk mendapatkan pekerjaan adalah nasihat yang usang, hanya menjerumuskan anak-anak kedalam kelas pekerja. Falsafah yang disampaikannya dengan simbol Rich Dad telah menggoncang pola pikir status quo.

Ajarannya mendorong orang untuk melek pendidikan keuangan, pendidikan tentang uang yang tidak didapatkan dan diajarkan di sekolah. Sekolah ekonomi dan MBA (Master Business Administration) tidak mengajarkan tentang pendidikan keuangan yang sebenarnya

Robert T. Kyosaki menciptakan cashflow quadrant sebagai dasar pemahaman akan keuangan, dengan memahami antara pendapatan dan liabilitas akan membantu seseorang dalam mengatur keuangannya.

Arus dari pendapatan dan liabilitas inilah yang menjebak seseorang terperangkap dalam kelas pas-pasan, kelas menengah atau menjadi orang tajir.

Baca juga  Jeff Bezos Adalah: Profil dan Bisnisnya

Orang yang terperangkap dalam kelas pas-pasan dan kelas menengah sulit untuk berpindah menjadi kelas kaya hingga mereka mengerti tentang pendidikan keuangan yang sebenarnya. Pendidikan keuangan ini yang akan mengubah pola pikirnya hingga mempengaruhi tindakan untuk keluar dari rat race dan menuju milioner

Uang Adalah Bahasa

Uang adalah bahasa. Demikian yang disampaikan oleh Robert. Belajar menjadi kaya banyak kemiripannya dengan belajar bahasa asing. Butuh waktu, latihan dan dedikasi.

Orang miskin berbicara dalam bahasa yang sama. Mereka berbicara bahasa kemiskinan. Mereka berpikir dengan kata-kata orang miskin dan menggunakan kata-kata itu saat berkomunikasi.

Kata-kata yang paling sering mereka gunakan adalah, saya tidak sanggup membayarnya atau saya tidak akan bisa melakukannya. Selama kata-kata ini tidak berubah, tak akan banyak yang berubah

Kelas menengah berbicara dalam bahasa yang sama. Kata-kata favorit orang kelas menengah adalah jaminan kerja, gaji yang mantab, dan tunjangan.

Mereka menghindari kata-kata resiko dan hutang. Mereka berpikir menabung itu cerdas. Sebelum kata-kata seseorang berubah, tidak banyak yang akan berubah

Bahasa orang kaya berbeda. Orang kaya, mereka yang mengenyam pendidikan keuangan, berbicara dalam bahasa yang berbeda. Pengusaha berbicara dalam bahasa yang berbeda dari karyawan.

Pendidikan keuangan yang sebenarnya dimulai dengan kata-kata, bahasa uang yang sesungguhnya-bahasa orang kaya.

Bila kau ingin mengubah dunia, mulailah dengan mengubah dirimu sendiri. Agar segala sesuatu berubah….saya harus terlebih dulu berubah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *