Kenneth Lawrence Fisher Pendiri Fisher Investments

Kenneth Fisher biografi dan profil singkatnya
Kenneth L Fisher

Mikaylabinar.com– Kenneth Lawrence Fisher dikenal dengan strategi portofolionya yang bergengsi di majalah Forbes. Lantaran tulisannya yang hebat selama lebih dari 30 tahun telah menjadikannya seorang kolumnis terlama dalam sejarah Forbes selama lebih dari 90 tahun

Pendiri Fisher Investments

Fisher adalah pendiri dan ketua eksekutif Fisher Investments. Sebuah firma pengelolaan keuangan mandiri yang mengelola lebih dari US$70 miliar untuk perorangan dan lembaga di seluruh dunia.

Kenneth Fisher berada di peringkat ke-184 orang terkaya Amerika menurut majalah Forbes 400 tahun 2016. Dan berada di peringkat ke-549 dalam daftar Miliarder Global Forbes 2016. Pada Bulan Januari 2020 kekayaannya tercatat mencapai US$ 4.3 Miliar

Pada 2010, majalah investment advisor menyebutnya sebagai salah satu dari 30 orang yang paling berpengaruh dalam tiga dekade terakhir.

Fisher telah mengarang banyak artikel professional dan akademis, termasuk Cognitive Biases in Market Forecasting yang memenangi penghargaan.

Ia juga telah menulis lebih dari 10 buku lain, termasuk buku terlaris di Amerika diantaranya The Only Three Questions that Count, How to Smell a Rat, Debunkery, Markets Never Forget ( But People Do), dan the Ten Roads to Riches (Jalan kaya yang ditempuh orang-orang terkaya) semua diterbitkan oleh publisher John Wiley & Son, Inc

Fisher sering menjadi narasumber wawancara, publikasi dan ditulis banyak majalah keuangan atau bisnis Amerika, Inggris, dan Jerman. Ia mempunyai kolom mingguan di Focus Money, majalah keuangan dan bisnis mingguan terkemuka di Jerman

Dalam beberapa dekade terakhir, Kenneth Lawrence Fisher telah menjadikan Fisher Investments menjadi salah satu pengelola uang independen terbesar di dunia.

Baca juga  Jim Britt, Trainer Kesuksesan dan Kewirausahaan

Dia memulai firmanya pada tahun 1979 dengan modal $ 250. Kemudian firmanya berkembang menjadi lebih dari $100 miliar dalam aset yang dikelola.

Super Stocks

Karya teoritis Fisher yang mengidentifikasi dan menguji rasio harga terhadap price-to-sales ratio  (PSR) dirinci dalam bukunya, Dow Jones 1984 Super Stocks.

James O’Shaughnessy memuji Fisher dengan menjadi yang pertama mendefinisikan dan menggunakan PSR sebagai alat peramalan.

Dalam buku Fisher 2006, The Only Three Questions That Count, ia menyatakan bahwa PSR banyak digunakan dan dikenal, dan tidak lagi berguna sebagai indikator untuk saham yang undervalued.

Namun, PSR masih sering dimasukkan sebagai kurikulum wajib untuk ujian Chartered Financial Analyst dan telah membantu Fisher dalam menghindari beberapa penurunan market selama karirnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *