Waran Adalah : Bedanya Dengan Opsi Call

Waran Adalah : Bedanya Dengan Opsi Call
Waran Adalah : Bedanya Dengan Opsi Call

Mikaylabinar.comWarrant dan Opsi Call (Call Option) dalam Instrumen Pasar Modal. Terdapat beberapa jenis instrument pasar modal diantaranya adalah Waran (warrant).

Emiten yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia biasanya melakukan aksi korporasi (corporate action), diantara jenis tipe aksi korporasi tersebut bisa berupa cash dividend, reverse stock, right issue, ataupun warrant bonus.

Apa itu Waran ?

Waran adalah kontrak yang memberikan hak kepada pemegangnya, tapi bukan suatu kewajiban, untuk membeli atau menjual sejumlah tertentu saham pada harga tertentu dan waktu tertentu.

Waran umumnya disatukan dengan penawaran beberapa surat berharga perusahaan penerbit, oleh karena itu banyak pihak biasanya menyebut Waran sebagai pemanis saat penerbitan obligasi atau saham preferen

Jika obligasi disertai dengan Waran maka investor tidak hanya memperoleh bunga tetap dari pembelian obligasi saja tetapi juga mendapatkan hak untuk membeli saham dengan harga tertentu.

Kalau harga saham diperkirakan akan naik maka penawaran ini tentu menarik bagi investor. Karena investor bisa membeli saham di bawah harga pasaran.

Namun biasanya perusahaan penerbit obligasi akan menawarkan bunga yang rendah jika obligasinya disertai Waran dibanding dengan obligasi tanpa Waran

Sebagai Contoh:

PT. ZXC menerbitkan obligasi dengan tingkat bunga (coupon rate) sebesar 5.8% per tahun  dalam jangka waktu 3 tahun dengan nilai nominal pembelian minimal 1 juta.

Dengan tingkat bunga dan risiko yang sama tentu akan sulit bersaing bagi PT. ZXC dengan perusahaan lain yang menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi oleh karena itu PT. ZXC menyertakan Waran pada obligasi tersebut.

Waran itu menyatakan bahwa “pembeli obligasi berhak membeli 100 lembar saham dengan harga Rp. 3000 per lembar pada 3 tahun yang akan datang ”. Harga saham yang ditawarkan PT. ZXC saat ini sebesar Rp. 3000 per lembar

Baca juga  Perbedaan Pasar Modal Konvensional dan Pasar Modal Syariah

Apabila investor memperkirakan bahwa dalam 3 tahun kedepan saham yang ditawarkan oleh PT. ZXC akan naik misalnya diprediksi menjadi Rp.5000 maka penawaran Waran ini menjadi menarik bagi investor

Walaupun tingkat bunga dari obligasinya rendah karena pada 3 tahun kedepan investor bisa membeli saham dalam harga Rp. 3000 pada perusahaan penerbit obligasi tersebut walaupun pada saat itu harga saham telah bernilai Rp. 5000.

Oleh karenanya, terdapat dua keuntungan yang diperoleh investor yakni kupon tingkat bunga dari obligasi sebesar 5.8% per tahun yang dibayar oleh penerbit obligasi

Dan yang kedua bisa membeli saham di bawah harga yang beredar saat itu dan jika saham tersebut dijual kembali maka investor akan mendapat keuntungan dari selisih dari harga saham tersebut.

Lalu bagaimana jika harga saham 3 tahun mendatang tidak naik? Investor tetap mendapatkan keuntungan dari pembayaran bunga obligasi sebesar 5.8% per tahun.

Selain itu pembelian saham melalui Waran juga bukan merupakan kewajiban. Jadi, seumpama 3 tahun ke depan harga saham PT. ZXC tidak naik justru turun hingga Rp. 500 maka investor tidak ada kewajiban untuk membeli saham tersebut  

Opsi Call

Selanjutnya, Opsi Call (Call Option). Opsi Call adalah hak untuk membeli saham sesuai dengan harga kesepakatan dalam jangka waktu yang telah disepakati.

Terdapat beberapa perbedaan antara Opsi Call dan Waran yaitu pertama, pada waktu penerbitan, jangka waktu dan opsi yang diperdagangkan di bursa akan dilaksanakan lebih singkat dari Waran.

Kedua, Opsi Call diterbitkan oleh individu dan atau perusahaan lain, sedangkan Waran diterbitkan oleh perusahaan itu sendiri.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *