Tips Mengatur Keuangan Pribadi Supaya Lebih Hemat

  • Share
Tips Mengatur Keuangan Pribadi Supaya Lebih Hemat

Tips mengatur keuangan pribadi adalah hal penting untuk seorang manusia. Dengan mengetahui tips ini, seseorang akan sangat diuntungkan.

Itu karena, uang yang tadinya sulit diatur akan bisa disimpan secara lebih baik. Ini jelas menguntungkan mengingat banyak orang masih kesulitan ketika melakukannya.

Tidak mengetahui cara mengatur keuangan sendiri sangat berbahaya. Itu karena, tidak diketahuinya cara ini bisa membuat keuangan pribadi mengalami minus.

Nantinya, bisa saja seseorang memiliki kebiasaan meminjam. Jika terus dibiarkan, ini bisa berbahaya.

Terlebih lagi jika pinjaman tersebut berbunga. Utang akan terus menumpuk dan semakin sulit untuk dilunasi.

Sudah banyak orang yang terjerat masalah semacam ini. Harusnya itu bisa dijadikan pelajaran agar Anda tidak mengalami masalah serupa.

Berikut Tips Mengatur Keuangan Pribadi

Terdapat beberapa tips mengatur keuangan pribadi yang bisa dipilih. cara ini juga terbilang efektif. Itu karena, ada banyak orang yang sukses ketika menjalankannya.

Tentu sangat tepat jika memutuskan untuk mempraktekannya. Keuntungan dalam jumlah besar pasti didapat.

1. Arus Kas

Membuat arus kas adalah poin pertama dalam tips mengatur keuangan pribadi. Keberadaannya sangat penting.

Itu karena, keberadaan arus kas membuat seseorang bisa mengontrol keuangannya dengan lebih baik. arus kas sendiri harus berbentuk data.

Jangan sampai hanya mengingatnya saja. Jika hanya diingat, bukan tidak mungkin data tersebut akan dilupakan.

Sebenarnya, membuat arus kas profesional adalah perkara sulit. Oleh sebab itu, tidak perlu dibuat bingung dan mencoba membuat arus kas semacam itu.

Buat saja arus kas standar yang berisi seluruh pemasukan dan seluruh pengeluaran. Pastikan untuk konsisten dengan memasukkan detail terkecil. Cara ini sangat efektif karena membuat uang sepenuhnya terkontrol.

2. Bagi

Membagi pendapatan adalah hal penting dalam tips mengatur keuangan pribadi. Itu membuat semua kebutuhan pokok bisa dipenuhi.

Ini juga memperkecil kemungkinan uang habis oleh hal-hal yang berbau keinginan. Sebagai poin paling pokok, bagilah pendapatan menjadi tiga bagian.

Bagian pertama adalah kebutuhan wajib. Kebutuhan wajib ini mencakup beberapa hal mulai dari transportasi, makan, hingga pulsa.

Bagian kedua adalah pembayaran utang. Pastikan cicilan utang dipenuhi terlebih dahulu sebelum berangkat ke poin lain. Baca juga: Cara membuat anggaran bulanan dengan aturan 50/30/20

Bagian ketiga adalah tabungan. Sesulit apapun keuangan pribadi, pastikan untuk menyisihkan uang untuk aktivitas menabung. Ini menjadi kebiasaan baik karena membuat uang yang dimiliki akan selalu tersisa.

Jika ada sisa, membelanjakannya untuk self reward bisa dijadikan pilihan tepat. Namun kalaupun tidak ada sisa, setidaknya semua kebutuhan sudah terpenuhi.

3. Pisahkan Rekening

Memisahkan rekening sangat vital dalam tips mengatur keuangan pribadi. Jangan sampai mencampur semuanya di satu tempat.

Jika ini dilakukan, kemungkinan uang terpakai untuk aktivitas lain menjadi sangat mungkin. Se minimal mungkin, milikilah dua rekening.

Rekening pertama akan digunakan untuk berbagai kebutuhan yang sifatnya bergerak. Dana untuk kebutuhan pokok dan pembayaran utang bisa disimpan disini.

Lalu untuk rekening kedua, ini diperlukan untuk dana yang sifatnya tidak bergerak. Tabungan dan dana darurat bisa disimpan disini.

Jika bisa, jangan buat kartu ATM atau Mbanking untuk rekening kedua. Memiliki buku rekening sudah cukup.

Ini membuat kemungkinan uang tersebut digunakan menjadi lebih kecil. Cara ini terbukti efektif untuk menabung.

4. Menabung

Ketika pembagian dana dilakukan, menabung biasanya menjadi hal yang ditempatkan pada urutan terakhir. Apabila dana di bagian lain melebar, tabungan sering dikorbankan.

Kebiasaan ini tidak boleh dibiarkan. Hal tersebut membuat tabungan semakin berkurang dan tidak mengalami penambahan.

Baca juga: Pilih Menabung atau Investasi? atau Bayar Hutang Dulu

Lakukanlah kebiasan baik dengan menjadikan proses menabung sebagai tahap awal. Hal tersebut membuat kemungkinan tabungan digunakan untuk hal lain menjadi semakin kecil.

Sebenarnya dalam tips mengatur keuangan pribadi, nominal dalam tabungan bisa disesuaikan. Namun sebagai angka minimal, pastikan angka tersebut tidak kurang dari 10 persen pendapatan.

Sebenarnya akan lebih baik jika angkanya dibuat semakin besar. Bahkan, ada banyak orang yang sukses menjadi kaya dengan prinsip menabung.

5. Asuransi

Asuransi adalah hal penting selanjutnya dalam tips mengatur keuangan pribadi. Di Indonesia, asuransi adalah hal yang belum umum.

Bahkan, kebanyakan orang menganggap ini sebagai aktivitas yang kurang bermanfaat dan menghabiskan uang. Padahal asuransi ini sangat bermanfaat.

Baca juga: Pentingnya Memiliki Asuransi Bagi Sebuah Keluarga

Memang ketika mengikuti program asuransi, sejumlah uang perlu dikeluarkan. Namun ini sangat bermanfaat jika nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Misal tiba-tiba kendaraan Anda rusak atau kesehatan memburuk. Dengan adanya asuransi, uang tabungan tidak akan terganggu. Bahkan biasanya, kebutuhan mendadak semacam itu membutuhkan modal dalam jumlah besar.

6. Penghasilan Tambahan

Beberapa orang sering nyaman di zona nyaman dan tidak berani keluar di zona tersebut. padahal hal tersebut adalah kesalahan.

Jika keuangan pribadi ingin lebih mudah diatur, tambahan pendapatan sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu, mencari penghasilan tambahan sangat diperlukan.

Pastikan untuk menerapkan setiap poin di atas. Jangan sampai bertindak asal dan melewatkan salah satu poin.

Jika sampai ada yang terlewat, hasilnya pasti mengecewakan. Nantinya, tips mengatur keuangan pribadi yang dijalankan tidak memberikan efek baik.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *