Rumus PER dan PBV serta EPS dalam Analisis Saham

  • Share
cara menghitung rasio PER dan PBV saham

Mikaylabinar.com– Rumus PER dan PBV serta EPS dalam Analisis Saham. Analisis selanjutnya yang mesti dilakukan oleh investor adalah analisis untuk menentukan harga saham

apakah harga saham dari suatu perusahaan sudah terlalu mahal atau masih dalam tahap wajar.

Metode yang digunakan untuk menilai harga saham yaitu menggunakan rumus PER dan PBV serta EPS.

PER (Price to Earnings Ratio). Dihitung dengan cara membandingkan harga saham yang beredar di pasar dengan laba bersih per saham atau EPS ( Earnings Per Share ). Rumus dari PER:

PER = Harga saham perlembar / EPS

EPS ( Earnings Per Share ). EPS dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah saham beredar Sedangkan, rumus EPS adalah:

EPS = Laba bersih (net profit) / Jumlah saham beredar (listed share)

Aturannya: semakin rendah PER semakin murah suatu saham

Laba bersih merupakan ukuran dari kinerja suatu perusahaan dalam periode tertentu.

Untuk mengetahui laba bersih suatu perusahaan dapat dilihat dalam laporan keuangannya pada bagian laba rugi.

——

Contoh:

PT. Mikaylabinar pada laporan keuangannya mencantumkan laba bersih sebagai berikut:

Laba bersih         : Rp. 200.000.000
Jumlah saham beredar  : 1 juta lembar

Maka tentukan dulu EPS nya dengan menggunakan rumus:

EPS = Laba bersih / Jumlah saham beredar atau Rp. 200 juta / 1 Juta = 200

Kemudian kita tentukan PER-nya dengan melihat harga saham saat ini, dimana saham PT.Mikaylabinar yang beredar saat ini di pasar yaitu Rp. 1.500 per lembar. Maka kita dapatkan PER nya sebagai berikut:

PER        = Harga saham perlembar/ EPS atau Rp. 1500/ Rp.200 = 7.5 kali

Artinya bahwa harga saham dari PT Mikaylabinar saat ini diperdagangkan 7.5 kali lebih mahal dari harga seharusnya

———————-

PBV (Price to Book Value Ratio)

Rasio PBV dihitung dengan cara membandingkan harga saham dengan nilai buku per lembar.

Pada halaman lain, kita membahas tentang ekuitas dimana ekuitas ini juga disebut sebagai nilai buku (book value) dari kekayaan pemegang saham.

Rumus Book Value Per Share (BVPS) :

BVPS = Total ekuitas ( aset – liabilitas) / listed share

Ekuitas terdiri dari beberapa lembar saham yang dimiliki oleh pemegang saham yang sangat banyak,

oleh karena itu kita perlu menghitung harga nilai ekuitas perlembar atau nilai buku perlembar dengan rumus PBV sebagai berikut:

Rumus PBV :

PBV = Harga saham perlembar/ Nilai buku perlembar (BVPS)

Nilai buku perlembar (BVPS) = Total ekuitas (equity) / Jumlah saham beredar (listed share)

Aturannya : semakin rendah PBV-nya semakin murah harga saham tersebut

——

Contoh:

PT. Mikautama memiliki ekuitas Rp. 10 miliar yang terdiri dari 1 juta lembar saham

Maka, untuk menghitung Nilai Buku Perlembar-nya sebagai berikut:

Nilai buku perlembar = Total ekuitas / Jumlah saham beredar
atau
Rp. 10 miliar / 1 juta lembar saham = Rp. 1000

Setelah mengetahui Nilai Buku Perlembarnya maka kita lihat harga saham saat ini yang beredar di pasar, misalnya : 1.500 perlembar. Maka PBV-nya sebagai berikut:

PBV        = Rp. 1.500 / Rp. 1000 = 1.5 kali

Artinya: saham dari PT.Mikautama dijual dengan harga 1.5 kali lebih besar dibandingkan dengan nilai bukunya

Demikian rumus rasio PER dan PBV.

Video tutorial cara menghitung PER dan PBV dalam analisis saham. Jangan lupa di Subscribe !!

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *