Rising Window Candlestick dan Falling Window

contoh pola rising window pada candlestick
Rising Window dan Falling Window pada Candlestick

Mikaylabinar.com– Sebagian besar sinyal candle menunjukkan pembalikan tren atau reversal, namun demikian terdapat pola lanjutan (continuation) yang dikenal sebagai Windows. Terdapat dua jenis window yakni rising window candlestick dan falling window.

Pola continuation ini memperlihatkan bahwa pasar seharusnya bergerak dalam tren yang sama.

Gap Windows

Orang Jepan menyebut windows ini sebagai gap, yakni terdapat celah diantara dua candle. Di dunia barat celah ini dinamakan filling in the gap atau mengisi celah, sedangkan di Jepan menyebutnya closing the window atau menutup jendela.

Terdapat dua jenis window, bullish dan bearish. Window yang muncul pada saat candle uptrend disebut sebagai rising window. Sebaliknya, window yang muncul pada saat terjadi downtrend disebut sebagai falling window.

Rising Window merupakan sinyal bullish, terjadi karena terdapat kekosongan harga diantara high pada sesi sebelumnya (puncak upper shadow) dan low pada harga yang terjadi saat ini.

Sedangkan, Falling Window merupakan sinyal bearish, terjadi karena terdapat kekosongan atau gap diantara harga low pada sesi sebelumnya dan harga high pada saat ini

Lalu tindakan apa yang mesti kita lakukan sebagai trader ketika terbentuk window pada candle ?

Para teknikal analis Jepan mengatakan ‘ikutilah arah window’ artinya ketika terjadi rising window, trader seharusnya membeli pada saat harga menurun, Sedangkan ketika muncul falling window menandakan bahwa trader seharusnya menjual disaat harga naik

Bentuk Windows

bentuk dari rising window dan falling window pada candlestick

Ciri Window, sebagai berikut:

  • Terbentuk celah diantara dua candle yang berada dibagian ujung atas candle pertama dengan ujung bagian bawah candle kedua
  • Ukuran celah yang terbentuk tidak terlalu penting, boleh celahnya lebar atau sempit
Baca juga  Southern Doji Candlestick dan Northern Doji

Ketika harga menurun Rising window menjadi zona support, namun demikian jika harga close menurun dibawah window maka uptrend sebelumnya batal.

Demikian juga, Falling Window menandakan bahwa harga masih berada di level rendah.

Harga-harga yang naik tentunya akan bergerak menuju zona resistance  dan jika kenaikan cukup kuat untuk menutup pasar diatas puncak fallng window maka downtrend telah berakhir

Di Barat diyakini bahwa gap selalu terisi. Setelah pergerakan harga mencoba mengisi gap maka kita dapat mempertimbangkan pembelian (didalam rising window) atau penjualan (di dalam falling window)

contoh pola rising window pada candlestick
Pola rising window candlestick

Ukuran Window yang terjadi tidak terlalu penting, tidak masalah seberapa kecil ukuran window yang terjadi.

Jika terjadi Rising Window walaupun dengan ukuran kecil maka ujung bagian atas shadow atau body pada candle pertama tersebut berpotensi menjadi zona support yang kuat.

Artikel ini bisa Anda lihat dalam versi youtubenya di channel mikaylabinar.com Rising Window dan Falling Window pada Candlestick

Demikian halnya dengan Falling Window, menjadi zona resistance. Info lain: Rising Three dan Falling Three Methods Pada Candlestick

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *