Porang Tanaman Apa ? Berikut yang Perlu Anda Ketahui Tentang Porang

  • Share
Porang Tanaman Apa ? Berikut yang Perlu Anda Ketahui Tentang Porang

Tahukah Anda Porang tanaman apa? Porang dan kelor fenomena alami baru yang sedang mendunia. Klik di google dengan nama : “porang”. Hasil penelitian telah menunjukkan porang jauh 5 kali lipat dari pada padi.

Porang adalah fenomena zaman. Beratus-ratus tahun porang ada di bumi pertiwi ini, di pinggir jurang, di bawah rumpun bambu, di bawah pohon duku dan pepohonan yang rindang.

Di semak belukar, di hutan lebat, tanpa ada orang kita yang sudi menengok atau bisa memanfaatkan nya.

Bahkan jadi gulma dan musuh bagi para petani karena lebatnya daun porang yang mengalahkan tanaman sayur dan lain – lain. Di cabut, di babat dan di buang ke dalam jurang.

Jepang dan China sebagai pengkonsumsi porang belakangan ini kesulitan stok karena faktor alam dan pertambahan penduduk yang makin banyak butuh porang sangat banyak.

Tahun 2014 mereka ke indonesia untuk cari porang karena memang sumber / pusat porang di dunia ada di indonesia .

Pada dasarnya porang sudah di kirim ke sana sejak tahun 1962 oleh PT Ambico Pasuruhan dan PT Sanindo Bandung tapi kebutuhan di sana semakin banyak .

Maka wakil pemerintah perintahkan mereka datang langsung untuk kerja sama atau MOU pembelian dan penanaman porang, awalnya dengan Perhutani Madiun di saradan.

Mulai saat itu porang berkembang makin pesat dan luasan lahan Porang khususnya di Jatim ( Madiun, Nganjuk , Ngawi, Bojonegora ) makin luas .

Di tambah lagi tahun ini Badan Pangan Dunia FAO menyatakan dunia dalam keadaan darurat pangan dan Indonesia juga merasa perlu memperkuat ketahanan pangan, salah satunya adalah porang yang merupakan substitusi yang ternyata 5 kali lebih baik dari beras . maka boominglah porang di negeri ini .

Kebutuhan dunia yang sangat besar yang konon baru terpenuhi 5 / 10 % saja dan potensi ratusan juta penduduk indonesia yang pada titik tertentu nanti akan berubah pola makannya dari padi akan berubah makan beras porang .

Presiden Jokowi pernah mengatakan Porang gantikan beras di masa depan menjadi sorotan, Hari ini memang baru kalangan tertentu saja yang makan beras porang yaitu orang yang ingin mencoba makan ‘beras’ porang karena harganya yang masih relatif tinggi yaitu sekitar RP. 160.000 perkilo.

Tapi kedepan semua orang/ warga sudah bisa makan beras porang yang memang sangat baik bagi kesehatan .

Peluang ini terbaca oleh petani kita, oleh pengusaha kita, maka mulai tahun 2019 kemarin sudah mulai booming porang. Porang yang tadinya merupakan tanaman liar mulai jadi idola, ratusan bahkan ribuan hektar lahan berubah jadi lahan porang .

Potensi pendapatan porang yang sampai ratusan juta perhektar permusim membuat para pengusaha yang selama ini tidak melirik dunia pertanian mulai bertani porang .

Porang tanaman apa? Porang sudah jadi primadona. Dan akan terus jadi primadona mengingat bahwa itu adalah kenbutuhan pokok dan kebutuhan industri .

Hadirnya porang bisa menjadi alternatif bahan pokok bagi masyarakat dan membawa kemaslahatan bagi petani pedesaan dan petani pinggiran hutan untuk menikmati hadirnya fenomena porang ini mengingat merekalah yang punya lahan, waktu dan tenaga .

Bagi anda yang tertarik untuk membudidayakan Porang maka sebaiknya mengenal tanaman Porang, manfaat dan cara menanamnya terlebih dahulu,

Semoga bukan hanya para pemodal dan pengusaha yang kaya raya dari porang akan tetapi yang utama adalah para petani porangnya .

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *