Family  

Penyebab Gigi Tumbuh Berantakan yang Terjadi pada Anak

Penyebab Gigi Tumbuh Berantakan yang Terjadi pada Anak
Anak sedang bermain dengan kostum superhero (Photo by Steven Libralon on Unsplash)

Setiap anak sebenarnya tetap bisa merasa percaya diri tentang kondisi fisiknya. Tapi terkadang ada beberapa orang iseng menggoda ciri tertentu pada tubuhnya, misalnya seperti gigi tumbuh secara berantakan. Penyebab gigi tumbuh berantakan sendiri ada berbagai masalah yang mendasarinya.

Anak akhirnya menjadi merasa minder serta malu ketika membuka mulut / tersenyum lebar, karena sering digoda oleh orang lain.

Padahal gigi dengan bentuk tidak rata juga banyak dialami orang, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Gigi tidak rata tersebut misalnya 2 gigi menonjol ke depan atau gingsul.

7 Penyebab Gigi Tumbuh Berantakan pada Anak

Berikut ini beberapa penyebab gigi tumbuh berantakan pada anak:

1. Kebiasan Buruk yang Terkait dengan Tumbuhnya Gigi Secara Berantakan

Kebiasaan buruk yang dapat menjadi pemicu gigi tumbuh tidak rata adalah seperti kebiasaan mengemut jari, sering menjulurkan lidah berkali-kali, dan terlalu sering memakai dot ketika masih bayi. Beberapa kebiasaan tersebut perlu dihindari, dimulai dengan pengawasan oleh orang tua.

Orang tua dapat mengingatkan anaknya untuk tidak melakukan kebiasaan buruk di atas.

2. Ukuran Rahang pada Anak

Setiap orang memiliki ukuran rahang yang berbeda-beda, sehingga ukuran rahang anak merupakan hasil dari gen orang tuanya.

Makanan yang diproses hingga dapat lebih lunak pun disinyalir menjadi penyebab rahang orang-orang sekarang ini berukuran lebih kecil dibandingkan nenek moyang dahulu.

Oleh sebab itu, rahang berukuran lebih kecil dapat menjadi penyebab gigi tumbuh berantakan pada anak.

3. Rahang yang Berukuran Tidak Simetris

Gigi bagian atas seharusnya berukuran lebih besar dibandingkan gigi bawah, yaitu dengan titik-titik gigi molar di atas bertemu secara pas dengan lekukan gigi molar yang bawah.

Maloklusi (ketidaksimetrisan rahang) pun terjadi pada saat penyelarasan tersebut tidak terjadi.

Kondisi seperti ini terdapat 2 jenis, yaitu underbite dan overbite. Underbite adalah kondisi ketika deretan gigi bawah menonjol terlalu jauh daripada deretan gigi atasnya, sementara overbite merupakan kondisi sebaliknya.

4. Cedera yang Terjadi pada Wajah

Segera periksa gigi si kecil jika pipinya membentur sesuatu yang keras, atau wajahnya terpukul tanpa sengaja. Hal itu karena cedera pada wajahnya dapat berpengaruh besar terhadap tumbuhnya gigi secara berantakan.

5. Gigi Kurang Dirawat

Jangan sampai meremehkan rutinitas perawatan gigi tahunan, terutama bagi si buah hati. Banyak masalah kesehatan gigi bisa terjadi yang akan memperparah gigi tumbuh secara berantakan, jika orang tua meremehkan masalah ini.

Kesehatan gigi tersebut yang dapat muncul di antaranya seperti gigi belubang atau penyakit gusi.

6. Warisan dari Gen Keluarga

Anak kemungkinan besar akan mewarisi gen dari ayah atau ibunya, apabila salah satu orang tua anak memiliki kondisi underbite maupun overbite.

7. Anak Kekurangan Nutrisi Untuk Tubuhnya

Nutrisi yang buruk terutama pada anak-anak bisa menjadi penyebab perkembangan gigi yang buruk serta kerusakan gigi. Hal tersebut adalah potensi untuk menyebabkan gigi anak tumbuh bengkok. 

Apabila beberapa penyebab gigi tumbuh berantakan di atas tidak diatasi dengan benar, maka dapat menimbulkan masalah di antaranya seperti:

8. Kesulitan mengunyah serta mengakibatkan gangguan pencernaan

Gigi berantakan akan membuat anak kesulitan dalam mengunyah makanan. Sehingga dapat mengakibatkan selera makan anak menjadi hilang dan terjadi gangguan pencernaan saat tidak segera diatasi.

9. Gigi lebih mudah rapuh, sehingga akan cepat keropos

Gigi berantakan ternyata beresiko menimbulkan gigi lebih rentan rapuh serta cepat keropos, karena saling bertabrakan secara terus menerus.

10. Munculnya gangguan artikulasi ketika berbicara

Gigi berantakan juga beresiko susah dipahami orang lain ketika sedang berbicara.

Penyebab gigi tumbuh berantakan pada anak dapat menjadi masalah serius jika tidak ditangani dengan tepat. Bahkan dapat terjadi penyakit gusi serta kerusakan gigi yang merepotkan.

Kemungkinan bisa mengakibatkan penyakit gigi seperti periodontitis (infeksi serius merusak gigi & tulang).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *