Manfaat Kewirausahaan : Definisi dan Jenisnya

Pentingnya Memiliki Jiwa Kewirausahaan: Jenis dan Manfaat
Pentingnya Memiliki Jiwa Kewirausahaan: Jenis dan Manfaat (pict: pixabay)

Manfaat kewirausahaan- Sebagaimana diketahui bahwa ekonomi tidak bisa digerakkan tanpa adanya inovasi.

Inovasi tercipta dari individu-individu yang memiliki pikiran terbuka, maju, terdorong untuk mengatasi semua masalah. Terampil serta dapat mengubah visi menjadi realitas yang memberikan manfaat.

Orang yang memiliki jiwa kewirausahaan akan sangat sulit ditekan oleh perusahaan-perusahaan yang menaunginya. Bahkan terkadang melebihi dari entitas bisnis itu sendiri.

Ini dikarenakan perannya yang dapat memberikan manfaat, mengangkat derajat dan menyejahterakan nyata bagi komunitas sekitarnya. Bahkan konteks lebih besar yaitu bagi dunia.

Pertumbuhan ekonomi dunia tidak bisa dilepaskan dari peran-perang penting para wirausahawan tangguh. Para wirausahawan ini telah memberikan dampak sejak era Revolusi Industri hingga sekarang.

Peranannya yang dapat mendorong industri, menciptakan pasar dan peluang kerja, serta membentuk koomunitas berjiwa kreatif dan tangguh.

A. Pengertian Wirausahawan

Pengusaha/wirausahawan mengacu pada individu yang membangun dan juga menjalankan bisnis mereka sendiri.

Pengusaha memang dapat menikmati banyak keuntungan, dengan catatan bahwa bisnisnya berjalan lancar dan baik. Tetapi juga yang perlu diingat bahwa pengusaha selalu lekat dengan pengambilan risiko, yang jauh lebih besar diterima dari seorang karyawan.

Banyak risiko yang bakal diterima oleh wirausahawan yang bisa muncul dari kegiatan bisnisnya. Misalkan risiko keuangan adalah yang paling umum diterima. Ini berarti gagal atau suksesnya usaha semua dampak finansial ditanggung oleh pengusaha itu sendiri.

Begitu jua dengan risiko-risiko lain seperti, risiko tenaga, risiko kariri, emosional, waktu, psikologis dan sebagainya.

Baca juga  Jenis dan Keuntungan Kartu Kredit Premium

Pengusaha yang tangguh akan menggunakan seluruh ketrampilan dan inisitif yang dimilikinya untuk mengantisipasi kebutuhan serta mengeksekusi ide-ide baru kedalam bisnisnya.

Mereka yang berani dan berhasil mengambil risiko akan menciptakan ­startup baru yang mendapatkan imbalan berupa keuntungan, ketenaran dan pertumbuhan usaha yang stabil.

Sebaliknya pengusaha yang gagal mengambil risiko dan menciptakan ide baru akan mengalami kerugian dari sisi finansial, nama baik, psikologis. Serta juga penurunan prevalansi pasar dimana mereka terlibat didalamnya.

B. Manfaat Kewirausahaan

Ada beberapa sektor yang secara riil dipengaruhi karena Kewirausahaan, diantara manfaat kewirausahaan adalah:

1. Pendapatan Masyarakat

Sikap pengusaha yang ingin terus berinovasi menciptakan pasar baru. Diluar apa yang telah secara mapan dibentuk, dengan begitu memberikan sumber pendapatan dan keuntungan baru bagi komunitas.

2. Perubahan Sosial

Dorongan dalam menciptakan produk baru, menggeser teknologi yang sudah usang. Diganti dengan yang terbaru, artinya dapat mempercepat kerja dan output pekerjaan dan aktivitas harian.

Wirausahawan yang sukses bukan semata-mata dihitung dari nilai kapital yang mereka himpun, tetapi dalam hal mewujudkan impian pribadi dan orang lain.

Salah satu caranya adalah melihat peluang pasar dan mengisinya dengan ketrampilan, kepemimpinan dan kreativitas.

3. Pengembangan Masyarakat

Pengusaha dengan kemampuan dan visinya berkontribusi dalam memajukan kesejahteraan sosial serta ekonomi masyarakat.

Pengusaha bisa saja datang dari bermacam latarbelakang yang berbeda, namun biasanya memiliki kapasitas dalam menerjemahkan inovasi dalam setiap tantangan menjadi usaha yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan minimal bagi orang yang ikut bekerja dengannya.

C. Jenis Wirausahawan

Pengusaha dapat dibedakan gayanya dari cara pendekatan dan kerjanya, diantaranya adalah:

1. Wannabes

Tipe ini selalu ingin keluar dari kehidupan kerja rutin,  dengan membuat sesuatu yang besar, namun terjbak pada teori.

Baca juga  Catat 5 Tanaman Hias yang Jadi Tren Tahun Ini

Pengusaha Wannabe selalu penuh dengan ide tentang bagaimana mereka dapat menghasilkan uang hanya jika mereka memiliki sejumlah dana atau sumber daya yang mendukungnya.

Kebebasan dan kesuksesan menjadi obsesi besar yang terkadang tidak disandingkan dengan kemampuan dan kapabilitas yang dimilikinya

2. Survivalist

Model ini sebisa mungkin mengadaptasi semua perubahan yang tujuannya semata-mata adalah untuk mendapatkan kelangsungan hidup; bertahan, yang bertumpu pada pengendalian sektor jangka panjang.

Jenis usaha apapun, jika mereka tidak memiliki tujuan jangka panjang, mereka hanya akan bertahan dengan penghasilan harian mereka.

3. Manajer

Termasuk pada kategori yang memiliki kemampuan dan pengalaman banyak untuk menjalankan usaha agar tetap menghasilkan laba.

Fokus pengusaha manajerial adalah pada pekerjaan sehari-hari seluruh tim: mengatur, mengelola dan menggerakkan sumber daya.

Kelemahannya adalah gagal memperhatikan aspek penting lainnya, yang menjadi alasan mengapa bisnis tetap bertahan, tetapi tidak pernah menjadi hebat.

4. Inovator

Kemampuannya adalah menjadi gigih; menghadapi dan mencari solusi atas semua permasalahan untuk berbagai situasi sulit dan berubah-ubah.

Artinya adalah, kegagalan dipandang hanya sebagai angka yang harus dipecahkan supaya mendapatkan apa yang belum didapatkannya, namun sudah memiliki keyakinan akan hal itu.

5. Revolusioner

Pengusaha ini memiliki pandangan dan visi yang besar, bahkan dalam arti ekstrim ingin mengubah dunia.

Ide dan visi adalah kesukaan yang selalu dicari, namun memang kemampuan sangat berperan dalam keberhasilan atau kegagalan.

6. Kalkulator

Ini didasarkan pada angka-angka dan memang itulah obsesi mereka, namun juga menjadi bumerang bagi pengusaaha itu sendiri.

Dalam banyak kasus, pengusaha yang merintis usaha berfokus pada pengembangan bisnis, mencari pasar, membentuk branding dan mempertahankannya, baru soal uang.

7. Oportunis

Kedengarannya tidak terlalu bagus. Tapi mungkin gaya ini yang bisa diadopsi untuk sekarang ini karena melihat peluang dan segera merealisasikannya menjadi bisnis baru. Yang berarti bisa saja menjadi ‘kutu loncat’ dengan banyak berubah.

Baca juga  Pengantar Kewirausahaan Teori dan Aplikasi

Dalam bahasa yang sederhana yaitu mengesampingkan sementara idealisme bisnis yang merupakan cita-cita. Dengan mengambil jalan tengah supaya bisnis bisa dijalankan dan bertahan terlebih dahulu.

Kreativitas yang ditunjukkan oleh pengusaha menghasilkan produk-produk berkualitas yang membanjiri pasar dan menggerakkan perekonomian. Demikian pentingnya manfaat kewirausahaan bagi kemajuan perekonomian.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *