Pengantar Candlestick, Landasan Awal Teknikal Analisis

  • Share
pengantar memahami candlestick

Mikaylabinar.com Pengantar Candlestick pada saham. Pada awal mengenal trading saya terlalu sibuk mempelajari teknikal analisis yang lumayan menyita waktu

seperti penggunaan indikator Fibonacci, teknik swing, oscillator, moving average dan sebagainya tanpa memahami candlestick secara baik.

Seiring pengalaman saya menyadari perlunya menguasai candlestick secara mendalam sebagai landasan dasar untuk trading.

Pada laman pengantar candlestick ini saya tidak membahas candlestick secara ilmiah dan kaku,

namun saya hanya berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang candlestick selama trading di dunia paper assets

Pada dasarnya, para teknikal analis mengenal tiga jenis diagram dasar, yaitu diagram garis, diagram batang dan diagram lilin (candle chart ).

Diagram angka dan gambar ( point and figure chart ) juga bisa menjadi alternatif, tapi tidak menunjukkan tingkat harga high, open, low dan close pada sesi perdagangan.

Keuntungan terbesar yang didapat jika kita menggunakan candlestick dibanding diagram batang seperti yang dinyatakan oleh Steve Nison

adalah satu garis candle dan beberapa pola candle menghasilkan beberapa indikasi perubahan yang lebih dapat diandalkan, lebih awal, dan lebih efektif.

Yang akan kita bahas disini yaitu memahami pengantar candlestick yang tergambarkan dalam diagram lilin.

Diagram lilin ini cocok digunakan pada trading jenis saham, forex, crypto currency dan lainnya yang bisa menampilkan harga di high, open, low dan close

namun tidak cocok digunakan untuk reksadana karena pada reksadana tidak membutuhkan empat komponen tersebut.

pengantar memahami candlestick

Candlestick biasanya digambarkan dalam warna hijau untuk menunjukkan bullish ( harga naik ) atau merah untuk menunjukkan bearish (harga turun)

dan kadang juga digambarkan warna hitam untuk bearish dan warna putih untuk bullish.

Candlestick terdiri dari tiga bagian yaitu upper shadow, body dan lower shadow.

Garis vertical yang memanjang diatas dan dibawah body disebut shadow, harga tertinggi tergambarkan dalam upper shadow, yaitu garis vertical diatas body,

sedangkan harga terendah tergambarkan dalam garis vertical yang berada di bawah body yang disebut low shadow.

Garis candlestick menunjukkan gambaran singkat tentang siapa yang memenangkan persaingan antara bull dan bear.

Apapun warna candle tersebut baik hijau atau merah pada shadow-nya merepresentasikan harga tertinggi dan terendah sepanjang sesi perdagangan.

Ketika Body mencapai tingkat tertinggi saat penutupan sesi perdagangan maka candlestick ini tidak memiliki upper shadow.

Oleh karena itu orang Jepang mengatakan candle ini “berkepala gundul”. Indikasi perubahan ( reversal signal ) merupakan alat bantu terpenting bagi para pedagang dan investor.

Perubahan tren skala besar merepresentasikan area ketika keuntungan bertambah atau berkurang.

Sebaliknya jika Body mencapai harga terendah saat penutupan sesi perdagangan dan tidak memiliki lower shadow. Mereka menyebut candle ini “berpantat gundul”.

Salah satu manfaat dari memahami candlestick  adalah diagram ini mampu menggambarkan pemikiran para pedagang dan investor terhadap market secara langsung.

Badan (body) candlestick panjang diartikan sebagai opini yang sangat kuat baik dalam wujud bullish atau bearish.

Begitupun badan candlestick pendek menandakan bahwa pembeli dan penjual tidak memiliki opini yang kuat.

Bull (pembeli) mempertahankan harga yang tinggi sedangkan bear ( penjual )menekan harga tersebut.

Body merupakan inti dari pergerakan harga. Panjang body terkait dengan shadow-nya memberikan informasi yang unik tentang pergerakan harga.

Green Body yang panjang menunjukkan bahwa bull menguasai pasar. Namun jika body mengecil berarti tren mulai meredup

karena terjadi persaingan yang sangat ketat antara bull dan bear dan tidak ada yang mampu mendominasi.

Masyarakat Jepang sangat mementingkan harga pada rentang waktu pembukaan dan penutupan,

sama halnya dengan analis Barat yang meyakini bahwa satu jam pertama dalam perdagangan biasanya menentukan jalannya perdagangan sepanjang hari itu

karena mereka percaya harga yang terjadi pada jam pertama sesi perdagangan adalah titik penentu pergerakan harga pada sesi perdagangan selanjutnya.

Pasar keuangan merupakan arena pertandingan antara kerbau dan beruang yang paling seru di dunia.

Para pihak yang terlibat telah mengerahkan semua kemampuan terbaiknya baik ilmu, metode, teknik, riset  dan analisis serta penunjang lainnya untuk menaklukkan pasar.

Pihak-pihak yang terjun kedalam pasar modal biasanya melakukan riset dengan memanfaatkan dua jenis analisis yaitu analisis fundamental dan analisis teknis.

Para analisis fundamental mencermati laporan fiskal dan laporan perusahaan, sedangkan analis teknis mempelajari diagram untuk menilai pasar, saham atau instrument keuangan lainnya.

Meskipun analisis fundamental penting tetapi jika rentang waktunya semakin pendek dimana pengaruh psikologis pasar sangat mempengaruhi pergerakan market maka analisis yang tepat untuk digunakan yaitu analis teknis.

Jika kita memiliki saham yang fundamentalnya bagus namun kondisi pasar secara keseluruhan menurun drastis

yang dipengaruhi oleh anggapan atau persepsi psikologi pelaku pasar maka harga saham juga akan berpengaruh dalam jangka pendek.

Bernard Baruch mengatakan bagian terpenting dalam fluktuasi pasar bukanlah pasang surut itu sendiri, tapi reaksi masyarakat terhadap perubahan ini.

Karena itulah cara yang paling tepat untuk menilai kondisi emosional pasar adalah dengan memanfaatkan candlestick.

Meskipun garis dan pola candlestick bisa menjadi pola indicator yang sangat jitu namun perlu digabungkan dengan indicator teknis lainnya.

Demikian pula dengan gabungan indicator tersebut yang semuanya memberikan sinyal yang kuat untuk melakukan tindakan jual atau beli, misalnya mengkombinasikan antara candlestick, dengan moving average.

Kombinasi indicator dua atau tiga akan lebih baik dibandingkan hanya menggunakan satu indikator.

Langkah Awal Menguasai Candlestick

Untuk menguasai candlestick maka anda harus memahami bentuk dan nama dari masing-masing candle.

Dengan demikian ketika melihat diagram chart akan mudah untuk mengidentifikasinya.

Pada laman pengantar candlestick ini, saya sertakan daftar nama tiap candle yang mesti anda pahami

Berikut nama-nama dan bentuk candlestick yang mesti anda ketahui:

  1. Marubozu dan doji
  2. Southern doji dan northern doji
  3. Dragonfly dan gravestone
  4. Hammer dan shootingstar
  5. Inverted hammer dan hangingman
  6. Belt hold
  7. Harami (pregnant)
  8. Matching low dan matching high
  9. Engulfing
  10. Tweezer bottom dan tweezer top
  11. Morning star dan evening star
  12. Morning doji star dan evening doji star
  13. Abandoned baby
  14. Morning tri star dan evening tri star
  15. Three white soldiers dan Three black crows
  16. Rising window dan Falling window
  17. Gap Tasuki
  18. Rising three dan Falling three methods

Semua bentuk dan pola dari daftar candlestick diatas, bisa anda pelajari di menu Memahami Candlestick, pada situs ini.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *