Nyaman Sendirian, Bukan Berarti Jomblo Ngenes

  • Share
jomblo ngenes

Mikaylabinar.com – Terkadang muncul rasa kesal saat Kalian harus menghadapi celotehan tetangga atau bahkan orang terdekat, terkait usia yang sudah cukup untuk memiliki pasangan, tapi nyatanya masih saja sendirian dan dibilang sebagai jomblo ngenes.

Bahkan Kalian tidak pernah terlihat membawa gandengan ke rumah, atau sekadar membawa teman yang berbeda jenis kelamin.

Abaikan saja pendapat orang yang justru membuat mental Kalian down, hanya karena belum juga memiliki pasangan. Banyak orang yang langsung menemukan pasangan tanpa harus berpacaran lama terlebih dahulu.

Namun, Kalian jangan sampai terlalu santai juga untuk menemukan tambatan hati. Saat sudah merasa si dia tepat, maka disarankan agar Kalian segera mengutarakan sejujurnya apa yang dirasa.

Bukan Ngenes, tapi Berupaya Menjaga Kehormatan

Sebagian orang memang cukup nyaman dengan kesendirian hingga dijuluki jomblo ngenes. Tidak perlu bersedih hati, karena bukan berarti Kalian hidup dalam ke-ngenes-an sehingga orang pantas untuk mengomentari jalan hidup yang dipilih.

Sebenarnya menjadi jomblo itu bukanlah hal yang menjijikkan hingga semua orang harus berkomentar mengenai pilihan Kalian. Ada kehormatan yang harus dijaga dengan tidak berpacaran sebelum menikah.

Padahal dengan menjadi seorang jomblo Kalian sedang menjaga kehormatan sendiri dan juga keluarga besar. Sebab, ketika Kalian justru memiliki pasangan sebelum menikah, bisa saja hal yang tidak diinginkan justru dapat terjadi, dan berujung kepada nama baik keluarga yang rusak akibat perbuatan terlarang.

Banyak kasus pasangan muda menikah akibat pergaulan bebas, pastilah keluarga besar akan tercoreng kehormatannya, bukan hanya Kalian sendiri.

Bukan Ngenes, tapi Memperbaiki Diri

Tidak dapat dimunafikkan apabila setiap insan menginginkan pasangan yang terbaik, yang dapat saling mendukung satu sama lain. Oleh karena itu, Kalian bukanlah seorang jomblo ngenes, tapi sedang berusaha memperbaiki diri.

Ada pernyataan bahwa jodoh adalah cerminan diri Kalian, maka sendiri dulu bukan berarti ngenes. Selama sendirian belum memiliki pasangan, berusahalah untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Upaya memperbaiki diri, bukan hanya melakukan perubahan secara penampilan, tetapi juga bisa melakukan interopeksi terhadap diri.

Hal ini dilakukan dengan berlapang dada dan harus mau terbuka, karena terkadang ada kesalahan atau sifat buruk yang Kalian miliki, tapi tidak disadari.

Seiring diri Kalian menuju glow up, bisa dipastikan pintu jodoh terbuka dengan lebar, dan rezeki berdatangan, karena tidak ada usaha yang akan mengkhianati hasil.

Bukan Ngenes, tapi Menabung untuk Masa Depan

Jangan berkecil hati saat Kalian justru masih sendirian dan dicap sebagai jomblo ngenes akibat tidak memiliki pasangan. Justru hal ini juga yang harusnya memacu Kalian untuk menabung lebih banyak uang untuk persiapan masa depan bersama si dia.

Bukan berarti hal ini dilakukan hanya untuk lelaki saja, perempuan juga patut mempersiapkan keuangan untuk masa depannya, karena setelah menikah jauh lebih banyak kebutuhan, dibanding saat resepsi.

Coba Kalian perhitungkan apabila biaya kencan dialihkan untuk tabungan, sudah pasti jauh lebih menguntungkan dan kaya akan manfaat bagi masa depan.

Kalian yang masih sendirian alian joblo, mulai saat ini bisa menabung lebih banyak uang yang dimiliki. Sehingga, saat sudah menemukan tambatan hati tidal lagi kebingungan soal keuangan untuk menggelar resepsi, atau menghadapi lika-liku keuangan saat berumah tangga.

Bukan Ngenes, tapi Menikmati Hobi yang Dimiliki

Segera manjakan diri sendiri dan hilangkan lebel jomblo ngenes dari diri Kalian dengan menikmati hobi yang digemari. Sebab, setelah menikah hidup Kalian akan berbeda dengan kebutuhan yang berbeda pula.

Nikmati saja dahulu segala hobi yang dimiliki, tentunya dengan tetap memprioritaskan tabungan untuk masa depan agar hidup lebih seimbang. Sebab, banyak kasus jomblo yang justru terlalu menikmati hobinya.

Alhasil, hati dan pikiran Kalian bisa tertutupi untuk berupaya mencari pasangan hidup. Keterbukaan memang sangat diperlukan, sekalipun Kalian menikmati setiap hobi yang dimiliki.

Namun, saat Kalian jauh lebih menikmati hobi dan diimbangi dengan keterbukaan hati, maka bisa jadi jodoh ada di sekitar hobi yang digeluti. Ada teori psikologi yang menyatakan bahwa jodoh tidak jauh dari lingkungan Kalian, baik rumah, kantor, atau hobi.

Bukan Ngenes, tapi Pekerja Keras

Ngenessering mengiringi pribadi yang tidak kunjung memiliki pasangan, dan kerap gagal dalam menjalin suatu hubungan.

Namun, nyaman dalam kesendirian bukan berarti Kalian tergolong dalam kategori jomblo yang ngenes. Banyak cara mudah untuk dapat menarik dan segera jadian dengan lawan jenis.

Namun, berpacaran belum tentu cocok menjadi pasangan untuk berumah tangga, ini yang menjadi pertimbangan dan memilih sendirian.

Ada baiknya untuk Kalian tidak perlu banyak pertimbangan hingga jadi jomblo ngenes akibat terlalu fokus terhadap pekerjaan.

Pekerja keras memang bagus untuk masa depan, tetapi akan lebih sempurna saat Kalian memiliki pasangan. Mencoba untuk terbuka menemukan lawan jenis, bisa membuka pintu jodoh, dan tetap tidak akan membuat kualitas pekerjaan Kalian menurun. Sebab, pasangan yang tepat justru dapat meningkatkan kualitas dalam pekerjaan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *