Pembajakan Pesawat Malaysia Airline Penerbangan 653, Hasan di Tiro Mendeklarasikan Perlawanan Terhadap Pemerintah Indonesia dan Gerhana Matahari 4 Desember.

Pembajakan Pesawat Malaysia Airline Penerbangan 653, Hasan di Tiro Mendeklarasikan Perlawanan Terhadap Pemerintah Indonesia dan Gerhana Matahari 4 Desember.
Pembajakan Pesawat Malaysia Airline Penerbangan 653, Hasan di Tiro Mendeklarasikan Perlawanan Terhadap Pemerintah Indonesia dan Gerhana Matahari 4 Desember.

Halo Sobat Mibi hari ini tanggal 4 Desember telah tercatat beberapa peristiwa penting yang tercatat dalam sejarah nasional dan dunia yang menarik untuk dilketahui bersama diantaranya adalah pembajakan pesawat Malaysia Airlines dibajak dan jatuh, pendeklarasian Hasan di Tiro menentang pemerintah Indonesia dan terjadinya gerhana matahari.

Pembajakan Pesawat Malaysia Airline Penerbangan 653

Sebuah pesawat milik perusahaan besar Malaysia Airlines dengn nomor penerbangan 653 jatuh di sekitaran Tanjung Kupang, Johor pada saat pesawat itu akan melakukan pendaratan di Bandara Changi, Singapura pada tanggal 4 Desember 1977.

Now You Know – 6 Desember: Pembantaian Santa Marta, Koran The Washington Post Terbit Pertama Kali, Pengukuhan Taman Nasional Everglades, Finlandia Mendeklarasikan Berpisah dengan Rusia (Ilustrasi - Pexel)
Lokasi jatuhnya pesawat, sumber: Tribunnews

Dilansir dari beberapa sumber, pesawat tersebut jatuh karena mengalami pembajakan oleh seorang berkebangsaan Jepang. Ketika pesawat telah dekat dengan bandara Changi dan diijinkan mendarat, pembajak melakukan aksinya, yang membuat menara komunikasi di bandara itu menanyakan kenapa pesawat tidak segera mendarat.

Pilot hanya memberi kabar jika terjadi pembajakan dan suara senapan terdengar dan setelah itu tidak ada kontak lagi. Pesawat dengan nomor penerbangan 653 tidak pernah mendarat di Bandara Changi, karena sebelum dilakukan pendaratan, ternyata pesawat itu telah jatuh.

Lokasi jatuhnya pesawat kemudian diketahui berada di tengah-tengah rawa Kampong Ladang, Johor. Asap dan bunyi ledakan besar yang disebabkan dari jatuhnya pesawat telah terdengar oleh penduduk sekitar.

Tim penyelamat yang menuju ke tempat kejadian mengkonfimasi bahwa tidak ada korban yang selamat. Pesawat itu membawa 100 penumpang dimana 7 orang diantaranya adalah awak pesawat, dengan begitu ke-100 orang yang semua ada di pesawat dipastikan meninggal.

Hasan di Tiro Menyatakan Perang Melawan Pemerintah Indonesia

Dirangkum dari beberapa sumber, Hasan di Tiro merupakan tokoh yang sangat sentral bagi kelompok Gerakan Aceh Merdeka (GAM), karena ia sebagai pendiri organisasi itu yang mendeklarasikan diri bahwa kelompoknya melawan pemerintah Indonesia pada tanggal 4 Desember 1976. Dulunya GAM hanya bernama AM atau Aceh Merdeka.

Baca juga  Apa Itu Money Laundering ? Money Laundering Adalah
Hasan di Tiro, pict: Wikipedia

Dilahirkan dari keluarga terpandang, Hasan di Tiro merupakan keturunan ketiga dari Tengku Chik Muhammad Saman di Tiro yang merupakan pejuang Indonesia yang melawan Belanda.

Latar belakang GAM didirikan adalah rasa tidak puas karena Aceh hanya diberikan status otonomi khusus oleh pemerintah Indonesia bukan kemerdekaan. Hasan melihat hal itu bukanlah solusi karena dia memandang sejarah sejak pendudukan Belanda Aceh dianggap sebagai negara yang merdeka terpisah dari Indonesia.

Sebenarnya Ia juga pernah aktif di Darul Islam pimpinan Daud Beureuh ketika masih kuliah di Amerika yang membuatnya kehilangan kewarganegaraan Indonesia, karena dianggap gerakan separatis.

Perlawanan GAM leih banyak dilakukan dengan kontak senjata sejak pendiriannya. Karena tindakan represif dari anggota GAM akhirnya membuat pemerintah Indonesia menetapkan status Daerah Operasi Militer (DOM) selama pemerintahan Orba.

Sedikit banyak gerakan mereka teratasi dan membuat sebagian besar anggotanya melarikan diri ke daerah lain dan luar negeri. Namun ketika masa transisi, yaitu pada reformasi, gerakan ini kembali diaktifkan.

Tsunami yang terjadi di tahun 2004, mendorong GAM dan pemerintah Indonesia mengadakan perundingan di tahun 2005 di Finlandia dan Martti Arthisaari menjadi fasilitator perundingan yang adalah juga mantan presiden Finlandia.

Kesepakatan damai tercapai yang tertuang dalam MoU pada tanggal 15 Agustus 2005 yang dipantau oleh tim yang beranggotakan 5 negara Asean dan beberapa negara Uni Eropa.

Gerhana Matahari

Gerhana matahari terjadi pada hari ini 4 Desember 2021 yang merupakan fenomena kedua di tahun ini yang sebelumnya juga terjadi di bulan Juni.

Gerhana ini akan membuat sinar matahari tidak sampai ke bumi karena tertutupi bulan, yang disebabkan posisi bulan berada diantara matahari dan bumi.

Baca juga  Now You Know (03 November): Pabrik Mobil Chevrolet Didirikan, Polandia Berpisah Dengan Rusia dan Perebutan Benteng Victoria

Pada gerhana matahari kali ini, akan terjadi gerhana matahari total yang beberapa daerah negara akan dapat melihatnya langsung dengan durasi tidak sampai 2 menit. Daerah yang terkena gerhana matahari total adalah wilayah Antartika menurut situs LAPAN.

Sementara beberapa negara yang akan mengalami gerhana matahari sebagaian adalah negara Namibia, Republik Afrika Selatan dan beberapa wilayah di Australia Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *