Now You Know – 12 Januari: Penyerangan Boko Haram, Insiden Ibadah Haji 2006 dan Penerapan Vaksin Booster

  • Share
hajj372-3705d482
Insiden Ibadah Haji 2006. pict: theguardian

Halo Sobat Mibi hari ini tanggal 12 Januari telah tercatat dalam sejarah nasional dan dunia beberapa peristiwa penting dan menarik untuk disimak bersama sebagai pengetahuan umum yang diantaranya adalah Penyerangan Boko Haram, Insiden Ibadah Haji 2006 dan Penerapan Vaksin Booster

Penyerangan Boko Haram

Pejuang dari kelompok bersenjata Nigeria Boko Haram telah melancarkan serangan ke sebuah pangkalan militer di kota Kolofata, Kamerun barat laut pada tanggal 12 Januari 2015, namun serangan itu mampu dihalau dan bahkan memukul balik pasukan Boko Haram.

Serangan terjadi sehari setelah ledakan melanda pasar terbuka yang menjual handset seluler di kota Potiskum di negara bagian Yobe Nigeria, salah satu dari tiga negara bagian timur laut yang berulang kali menjadi sasaran Boko Haram.

Ketika terjadi serangan dan bunyi tembakan didengar banyak orang, maka mereka berhamburan untuk segera melarikan diri agar selamat dari serangan.

Issa Tchiroma, menteri komunikasi dan juru bicara pemerintah Kamerun, menjelaskan bahwa antara 200 dan 300 pejuang Boko Haram telah tewas dalam serangan itu.

Dia juga mengatakan tentara Kamerun telah menyita peralatan dan kendaraan militer berat dari Boko Haram, tampaknya selama serangan baru-baru ini oleh kelompok itu di kota Baga di timur laut Nigeria.

Sementara dari pihak otoritas dilaporkan bahwa ada seorang yang tewas yang merupakan tentara Kamerun dari Batalyon Respon Cepat dan juga ada beberapa yang mengalami luka-luka.

Secara geografis Kolofata tidak terlalu dekat perbatasan dengan Nigeria, yang berarti para militan melakukan perjalanan setidaknya 10 km ke Kamerun.

Lokasi Kolofata ini berada di atas bukit sehingga ketika pasukan Boko Haram datang mereka harus berhadapan dengan tentara nasional yang berada di ketinggian, hal itu memberikan keuntungan strategis bagi pihak Kamerun.

Boko Haram, yang telah ditetapkan oleh AS sebagai organisasi “teroris”, telah berjuang sejak 2009 untuk menegakkan hukum syariah di 36 negara bagian Nigeria, yang secara umum terbagi rata antara selatan yang mayoritas Kristen dan utara yang sebagian besar Muslim.

Pemerintah Nigeria sejak Mei 2013 mengumumkan keadaan darurat di Adamawa, Borno dan Yobe, tiga negara bagian di mana sebagian besar serangan mematikan telah terjadi.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *