Hari Gunung Internasional, Meninggalnya Ali Alatas, Pesawat Thai Airways Penerbangan 261 Jatuh dan Bom Pipa Meledak di Kota New York

Now You Know – 11 Desember: Hari Gunung Internasional, Meninggalnya Ali Alatas, Pesawat Thai Airways Penerbangan 261 Jatuh dan Bom Pipa Meledak di Kota New York
Now You Know – 11 Desember: Hari Gunung Internasional, Meninggalnya Ali Alatas, Pesawat Thai Airways Penerbangan 261 Jatuh dan Bom Pipa Meledak di Kota New York

Halo sobat Mibi, hari ini tanggal 11 Desember telah tercatat dalam sejarah nasional dan internasional beberapa peristiwa penting dan menarik untuk diketahui bersama sebagai pengetahuan umum yaitu peringatan Hari Gunung Internasional, meninggalnya Ali Alatas, jatuhnya pesawat Thai Airways 261 di sebuah rawa dan peledakan di kota New York dengan bom pipa.

Peringatan Hari Gunung Internasional                                       

International Mountain Day atau Hari Gunung Internasional diperingati setiap tanggal 11 Desember yang memandang bahwa gunung memiliki peran sentral dalam pelestarian alam secara berkelanjutan dan memberi banyak manfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Twibbon Hari Gunung Internasional

Pada tahun 1992 sebuah konferensi diadakan yang membahas tentang keberadaan gunung dengan judul “Pengelolaan Ekosistem yang Rapuh: Pembangunan Gunung yang Berkelanjutan” oleh PBB. Baru pada tahun 2013 tanggal 11 Desember dikukuhkannya International  Mountain Day oleh Majelis PBB sebagai upaya untuk mendorong pengelolaan gunung dan kawasan sekitarnya lebih ramah lingkungan dengan pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan semakin banyaknya wisatawan yang mengunjungi gunung, tercatat menyumbang sekitar 15 – 20 % kunjungan wisata secara global,  diperlukan sebuah upaya dan peringatan secara rutin dalam menjaga hutan.

Tema Peringatan Hari Gunung Internasional tahun ini adalah ‘Sustainable Mountain Tourism’ untuk tetap menjaga hutan sebagai penyumbang udara bersih dunia, penghasil kayu, lahan perkebunan, objek penelitian dan tentunya juga sebagai obyek wisata yang alami.

Baca juga  Phising Adalah Inilah Arti dan Jenisnya

Ali Alatas

Seorang tokoh penting Indonesia, Ali Alatas telah berpulang hari ini, 13 tahun yang lalu, tepatnya 11 Desember 2008. Beliau adalah tokoh politik, yang pada masa pemerintahan Soeharto dan BJ Habibie pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri RI dari tahun 1988 – 1999.

Ali Alatas, Menteri Luar Negeri tahun 1988-1999

Dilahirkan dari keluarga yang terpandang, Ali kecil memiliki kebiasaan untuk mencium tangan orang-orang yang lebih tua darinya. Kegemarannya adalah bermain bola di lapangan besar hingga petang hari.

Pernah mengenyam pendidikan hukum di UI, sehingga membawanya ke dunia pers dan jurnalistik. Karirnya di dunia politik mulai dirintis ketika menjalani profesi sebagai Diplomat perwakilan RI untuk Thailand, Amerika Serikat dan juga PBB.

Beliau juga memiliki keahlian sebagai fasilitator yang memfasilitasi perundingan perdamaian terhadap beberapa negara Asean seperti Kamboja dan juga Filipina untuk mencari jalan tengah atas pertikaian internal di negara-negara tersebut.

Jatuhnya Pesawat Thai Airways Penerbangan 261

Kecelakaan pesawat nampaknya masih saja terjadi, seperti peristiwa jatuhnya pesawat Thai Airways 261 yang mengalami kecelakaan dan jatuh di sebuah rawa pada tanggal 11 Desember 1998 yang membuat 101 penumpang harus kehilangan nyawanya. Pada waktu itu Thailand sedang menjadi tuan rumah Sea Games ke 13 yang diadakan dari tanggal 6 – 20 Desember 1998.

Pesawat jatuh di rawa (pict – airdissaster/twitter)

Pesawat itu bertolak dari Bandara Don Mueang International Airport pada pukul 17.40 waktu setempat dan diperkirakan penerbangan membutuhkan waktu 1 jam 40 menit untuk tiba di Bandara Surat Thani International Airport. Ketika hampir mendekati Bandara, peswat dipersilakan mendarat oleh menara kontrol, namun percobaan pertama gagal.

Pada percobaan kedua pilot tidak dapat melihat landasan pacu dengan jelas, sehingga memutuskan untuk berputar kembali. Percobaan ketiga kalinya cuaca sudah mulai memburuk dengan landasan yang mulai licin dan jarak pandang yang berkurang jauh hanya 1000 meter.  Pesawat tidak bisa dikendalikan yang membuat posisi pesawat menukik dan akhirnya jatuh pada areal berawa dekat perkebunan bandara itu, dan membuat terbakar dan hancur.

Baca juga  Ciri Skema Ponzi Agar Bijak dalam Menginvestasikan Dana Anda

Hasil investigasi menyatakan bahwa Instrument Landing System (ILS) telah dicopot dari sistem navigasi karena kekurangan dana, serta juga beberapa lampu yang tidak menyala di landasan membuat pilot tidak bisa secara akurat mendaratkan pesawatnya.

Bom Pipa Meledak di Kota New York

Sebuah bom pipa meledak di stasiun bawah tanah kota New York, AS  pada tanggal 11 Desember 2017, yang melukai puluhan orang termasuk sang peledak. Pelaku diketahui adalah seorang imigran dari Bangladesh berumur 27 tahun bernama Akayed Ullah.

Bom diledakkan ketika jam lagi sibuk-sibuknya para penumpang ingin naik ke kereta cepat, sehingga ketika meladak para penumpang berhamburan keluar dari stasiun dan menimbulkan kepanikan.

Karena tindakan peledakan bom itu, Akayed didakwa dengan beberapa dakwaan seperti memakai senjata untuk tindakan kriminal serta melakukan dan mendukung tindakan terorisme secara aktif. Dengan begitu Akayed harus menjalani hukuman penjara selama 30 tahun.

Akayed menjadi seorang ekstrimis ketika ayahnya meninggal dan membaca beberapa buku dari para pemimpin spiritual ekstrimis. Sebelum melakukan peledakan itu dia telah memperingatkan kepada Donald Trump bahwa dirinya telah gagal melindungi negara di akun Facebook miliknya.

Info lain: Now You Know – 10 Desember: Martin Luther Buku Exsurge Domine, Perjanjian Paris Dibuat, Pertamina didirikan dan Peringatan Hari HAM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *