Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), Permainan Monopoli Pertama Kali Diperkenalkan, Hari Jadi Minahasa

Hari cinta puspa dan satwa nasional-2b27d6b8
Twibbon Hari Cinta Pesona dan Satwa Nasional

Banyak peristiwa menarik dan unik pada hari ini, 5 November, yang patut sobat Mibi ketahui sebagai tambahan wawasan umum, diantaranya ditetapkannya Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), permainan legendaris monopoli diperkenalkan pertama kali dan Hari Jadi Minahasa

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN)

HCPSN ditetpkan pertama kali tanggal 5 November 1993, sebagai peringatan untuk menghormati dan melestarikan lingkungan alam.

Penggagasnya waktu itu adalah Presiden Soeharto melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 Tentang Satwa dan Bunga Nasional.

Tidak dipungkiri jika Indonesia dianugerahi ragam spesies baik flora dan fauna, dan oleh karenanya HCPSN ini ditetapkan dan dirayakan sebagai bentuk dorongan untuk dapat menumbuhkan kecintaan terhadap kelestarian satwa dan fauna Indonesia.

Pada waktu itu ditetapkan tiga jenis satwa dan bunga sebagai Satwa dan Bunga Nasional. Untuk Satwa Nasional yaitu Komodo, satwa pesona  yaitu Ikan Siluk Merah (Sclerophages formosus) dan Elang Jawa (Spizaetus bartelsi) sebagai satwa langka.

Untuk Bunga Nasional yang ditetapkan yaitu jenis Melati (Jasminum sambac), sebagai puspa bangsa, sebagai puspa pesona yaitu Anggrek bulan (Palaenopsis amabilis), dan Padma Raksasa (Rafflesia arnoldi), sebagai puspa langka.

Peringatan HCPSN juga menetapkan masing-masing 1 flora dan 1 fauna yang dijadikan maskot dari setiap provinsi yang ada di Indonesia.

Misalnya, di Provinsi Jambi menetapkan Pinang Merah (Cyrtostachys renda) sebagai maskot flora dan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) sebagai maskot fauna.

Permainan Monopoli Diperkenalkan

Jika masa kecil anda masih sempat memainkan permainan monopoli, maka anda sangat beruntung sekali sempat mengisi masa kecil dengan permainan yang unik dan menarik ini.

Baca juga  Inilah Perbedaan Kesepian dan Depresi

Pasalnya hari ini tanggal 5 November, 86 tahun lalu, di tahun 1935, Parker Brothers menjual dan memperkenalkan permainan ini secara luas ke masyarakat.

Sebetulnya adalah Charles Darrow orang yang menemukannya, namun akhirnya Charles menjual penemuannya itu kepada Parker, dan barulah Parker mendaftarkan hak paten permainan ini.

Sebetulnya Elizabeth Magie di tahun 1904 telah memperkenalkan permainan serupa untuk dapat mengeruk keuntungan dari permainan properti, yang dinamai Landlord’s Game.

Butuh beberapa tahun mendapatkan kontrak kerjasama untuk memasarkan permainan ini, barulah 9 tahun kemudian The Newbie Game Company mau memproduksi massal permainan ini, walaupun hak patennya sudah didaftarkan beberapa tahun belakangan.

Pengaruh permainan monopoli terletak pada sikap kita untuk dapat menguasai dan disisi lain mengelola petak-petak properti yang dianggap menguntungkan baik itu dengan cara sewa atau beli.

Walaupun dengan uang versi monopoli, secara tidak langsung membawa anda pada cara berpikir kritis dalam mengelola keuangan.

Hari Jadi Minahasa

Hari jadi Minahasa ditetapkan pada tanggal 5 November 1428 oleh anggota DPRD yang waktu itu secara aklamasi menyetujui penetapan tanggal tersebut. Bupati Minahasa waktu itu adalah Alex Lambertus Lelengboto.

Bupati alex waktu itu menjabat dari tahun 1982 – 1987 yang mana Seminar Sejarah Penetapan Hari Jadi Minahasa dilakukan dari tanggal 24-27 Mei 1982, dan Bupati sendiri hadir dalam seminar itu.

Jika dihitung dari tahun 1428 sampai dengan tahun sekarang 2021, maka sudah berulang tahun yang ke-593.

Menariknya hari ulang tahun itu juga bertepatan dengan hari ulang tahun tokoh Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau biasa dikenal Sam Ratulangi (5 November 1890 – 30 Juni 1949).

Sam Ratulangi adalah seorang Pahlawan Nasional dan juga ‘Bapak Bangsa Minahasa’ yang profesinya sebagai seorang jurnalis, cendekiawan dan juga guru.

Baca juga  Memahami pengertian Strategic Leadership

Info lain: Now You Know (04 November): Terpilihnya Barack Obama Sebagai Presiden Amerika ke 44, Perdana Menteri Jepang Dibunuh, Aksi 4 November di Jakarta

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *