Bisnis  

Business Analyst Adalah : Definisi dan Penjelasan

Business Analyst Adalah : Definisi dan Penjelasan
Business Analyst Adalah : Definisi dan Penjelasan

Dengan semakin berkembangnya informasi telah mendorong terciptanya cabang-cabang bisnis baru dan profesi tertentu. Diantara profesi tersebut adalah Bisnis Analis (Business Analyst).

A. Apa itu Business Analyst?

Bussiness analyst atau analis bisnis merupakan salah satu profesi yang dikembangkan untuk memenuhi dan menjawab tantangan itu.

Profesi bisnis analis adalah mereka yang bekerja dan bertanggungjawab dalam melakukan analisis, verifikasi, memvalidasi bagaimana kiranya kebijakan bisnis kedepan dibuat yang bisa jadi input penting bagi perencanaan.

Tujuan yang ingin dicapai dari profesi ini adalah bagaimana meningkatkan produktivitas, keuntungan, efisiensi agar tidak ada gap terlalu besar antara target dengan realisasi.

Dalam melakukan analisis itu biasanya seorang analis bisnis dibantu dengan teknologi, oleh karena itu penguasaan terhadap IT dibutuhkan.

Ini bukan berarti mereka adalah ahli IT, tetapi mereka dapat memanfaatkannya dalam memperdalam analisis berbasis data dan informasi yang akurat.

B. Keterampilan Yang Dibutuhkan :

Melihat begitu pentingnya pekerjaan ini dalam perkembangan bisnis kedepan, maka keterampilan apa saja yang harus dimiliki oleh seorang bussiness analyst?

Berikut telah dirangkum keahlian dan tugas profesi analis bisnis yang dirangkum dari beberapa sumber terpercaya:

Dok: Kompasiana

1. Kemampuan Analitis

Sesuai dengan namanya, maka kemampuan seorang analis bisnis adalah mutlak: mampu menganalisis dari sederetan data dan informasi yang tersedia.

Analisis ini maksudnya adalah mampu untuk menginterpretasikan angka-angka atau sejumlah deskripsi kata menjadi pengetahuan sederhana yang mampu dipahami oleh para pengambil keputusan.

Kemampuannya itu harus mampu menerjemahkan kebutuhan dan permasalahan dari bisnis itu sendiri, kebutuhan pasar/pelanggan serta bagaimana menyediakan berbagai alternatif solusi terhadap permasalahan dan kebutuhan itu.

Baca juga  Memahami Pentingnya Studi Kelayakan Bisnis Sebelum Memulai Usaha

Analisis dimulai dari pengecekan data dari dokumen-dokumen  (faktur, nota, kuitansi), laporan keuangan, survei konsumen (jika diperlukan) dan dokumen lain yang diperlukan.

Dengan adanya pendalaman terhadap dokumen-dokumen itu bisa mendapatkan gambaran yang jelas tentang kondisi perusahaan dan melakukan planning yang tepat.

Analisis yang tepat dapat membantu perusahaan yang sedang ‘sakit’ untuk dapat keluar dari kondisi kritis ke kondisi normal.

2. Kemampuan Teknis

Seorang analis bisnis harus bersahabat dengan perkembangan teknologi informasi, karena sebagian tugasnya adalah mendesain konsep bisnis dengan perangkat lunak.

Dengan mengkombinasikan pengetahuan analisis dan penguasaan teknologi akan percaya diri dalam setiap keputusan bisnis yang diambil. Sehingga orang yang memperkerjakannyapun memberi kepercayaan penuh.

Kemampuan teknis juga terkait pemahaman dan pengetahuan dasar tentang produk yang digeluti. Kemampuan pemahaman produk itu meliputi product analysis, product requirement dan engineering requirement.

3. Keterampilan Perencanaan

Bisnis yang baik tentunya didasarkan pada perencanaan yang matang. Perencanaan sangat luas bidangnya sehingga harus dikuasai segala sesuatu pengetahuan tentang hal ini yang meliputi perencanaan budgeting, database, recruitement dan staffing.

Dalam hal budgeting misalnya harus mampu mengukur kebutuhan anggaran untuk semua divisi agar tidak ada pemborosan.

Begitu juga recruitement harus mampu mengetahui dan menla kebutuhan berapa, kualifikasi apa dan posisi apa yang harus diisi oleh karyawan baru

4. Kemampuan Negosiasi

Analis bisnis akan menghubungkan daan menjadi perantara bagi para pihak termasuk pelanggan, klien, pihak bank, perpajakan dan sebagainya.

Kenapa harus bisa menjadi penghubung? Karena untuk menemukan keseimbangan antara kebutuhan perusahaan dengan kebutuhan pasar yang bisa melibatkan pihak-pihak tersebut.

Negosiasi dilakukan dengan cara yang soft, oleh karena itu harus memiliki kemampuan komunikasi yang diatas rata-rata lalu menerjemahkannya dan meyakinkan orang lain untuk diterima pandangan dan usulannya.

Baca juga  Ingin Usaha Berkembang Dan Sukses? Ini Pentingnya Belajar Berbisnis Bagi Pemula

5. Membuat Keputusan Cepat dan Tepat

Tak jarang analis bisnis diperkerjakan oleh klien yang perusahaannya sedang mengalami masa kritis, sehingga kemampuan untuk dapat memahami masalah dan membuat keputusan cepat menjadi sangat krusial.

Dia harus berani dan bertindak untuk menelusuri masalah dengan terjun langsung ke setiap divisi/bagian-bagian dan menggali informasi penting dan membuat kesimpulan cepat.

Endingnya tentunya adalah untuk dapat menyediakan solusi yang masuk akal untuk dapat dikerjakan secepat mungkin.

6. Pengetahuan Umum

Pengetahuan-pengetahuan umum juga dibutuhkan dalam pekerjaan analisis seperti misalnya pengetahuan tentang struktur organisasi, pengetahuan tentang psikologi, pegetahuan produk, pengetahuan mengnterpretasikan laporan keuangan, pengetahuan perbankan, pengetahuan informasi dan sebagainya.

Semua pengetahuan itu dibutuhkan untuk mendapatkan suatu analisis yang benar-benar didasarkan pada keahlian dan data yang akurat.

Jika Anda tertarik untuk jenis profesi ini maka sudah tentu setidaknya memiliki beberapa ketrampilan seperti yang disebutkan diatas. Karena pekerjaan ini menuntut ketelitian, profesionalitas dan kesinambungan kerja yang mana tugas dan tanggungjawabnya cukup besar.

Selain itu juga tentunya pengalaman kerja sangat diperlukan supaya dapat menangani masalah-masalah besar yang dihadapi.

Hal yang terpenting tentunya adanya sertifikat dari lembaga yang kredibel dalam hal ini. Ada beberapa lembaga yang memang mengeluarkan sertifikat untuk profesi ini misalnya International Institute of Bussiness Analyst (IIBA) dan The International Qualifications Board for Business analyst (IQBBA).

Untuk sertifikat level dasar ada Entry Certificate for Bussiness Analyst (ECBA), untuk level menengah ada Certification of Competency in Bussiness Analysis (CCBA) yang dikeluarkan oleh IIBA.

Info lain: Memahami Business Intelligence Sebagai Cara Untuk Dapat Menganalisis Bisnis Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *