Family  

Ciri-Ciri Kepribadian Anak yang Berbeda-Beda

Ciri-Ciri Kepribadian Anak yang Berbeda-Beda
Ciri kepribadian anak (Photo by Ben White on Unsplash)

Salah satu hal yang perlu diamati oleh orang tua pada seorang anak adalah kepribadiannya. Kepribadian tersebut terdapat berbagai jenis dan dapat diketahui dari ciri-ciri kepribadian anak.

Beberapa orang tua mungkin pada suatu momen merasa bahwa anaknya sensitif atau bahkan pemalu.

Ada juga orang tua lain melihat bahwa anak mereka mudah bercerita atau bergaul dengan orang lain.

Kepribadian anak sebenarnya secara umum memerlukan waktu untuk muncul, meskipun berbagai karakteristik tersebut bisa memberikan petunjuk mengenai ekspektasi sifat anak ketika masa depan.

Kapan Kepribadian pada Anak Sebenarnya Mulai Muncul?

Pada orang tua bisa memilih teknik mengasuh anak yang tepat saat mempelajari kepribadiannya sejak dini.

Sehingga orang tua tidak akan bingung, karena sudah dapat mengambil keputusan maupun tindakan secara tepat.

Perlu diketahui bahwa:

Berbicara tentang munculnya kepribadian, anak akan mulai menunjukkan ciri-ciri kepribadian tertentu saat usia 3 – 5 tahun.

Orang tua bahkan juga dapat melihat beberapa kepribadian buah hati semenjak beberapa waktu setelah kelahirannya.

Kemudian orang tua sudah dapat melihat kemandirian anak, ketika ia sudah mulai beraktivitas. Lalu anak mulai menunjukkan ciri-ciri bersifat sosial atau pemalu seiring dengan pertumbuhannya

Hal ini bisa diketahui pada saat anak banyak beraktivitas dengan dunia luar, bergaul dengan teman sebaya, sekolah, dsb. Kepribadiannya pun akan tampak dan berkembang.

Anak akan mulaimempunyai kepribadian secara spesifik yang akan lebih tampak menonjol dan diketahui orang lain pada saat sudah memasuki usia remaja.

5 Ciri-Ciri Kepribadian Anak yang Perlu Diketahui

Menurut para ahli, jenis kepribadian anak akan dikelompokkan berdasarkan pada karakteristik kepribadian yang dimiliki. Teori kepribadian paling umum memiliki fokus pada 5 ciri-ciri kepribadian di antaranya seperti:

1. Ramah

Anak-anak dengan ciri-ciri kepribadian keramahan pada umumnya menyukai bersosialisasi, pengalaman sosial yang positif, serta mempunyai interaksi.

Selain itu, anak juga akan sering menolong, mau diajak berdiskusi bersama teman sebaya, & mudah diajak berdiskusi.

2. Kesadaran

Karakteristik kepribadian kesadaran yaitu anak yang memiliki tanggung jawab, bekerja mengejar tujuan jangka panjangnya atas kesadarannya sendiri, dan teliti.

Sehingga anak seperti ini pada umumnya tidak terlalu perlu diawasi oleh orang tua untuk menyelesaikan tugasnya.

3. Neuroticisme

Neuroticisme merupakan seseorang dengan kecenderungan yang menunjukkan jenis keprribadian negatis, misalnya seperti amarah, rasa bersalah, depresi, stres, dan kecemasan.

Anak berkepribadian neuroticisme biasanya akan kesulitan menjalani aktivitas saehari-hari.

Hal itu karena anak cenderung menafsirkan sebuah situasi menjadi sulit & mengancam, serta tidak akan bisa mengontrol stres.

4. Ekstrovert

Kepribadian jenis ekstrovert pada ciri-ciri kepribadian anakumumnya merupakan seseorang dengan kadar energi tinggi dan senang menghabiskan waktu bersama orang lainnya.

Hal ini tentunyakebalikan dai kepribadian introvert, karena seorang introvert suka menghabiskan waktunya sendirian.

5. Terbuka Terhadap Suatu Pengalaman

Anak dengan ciri-ciri kepribadian terbuka terhadap sebuah pengalaman biasanya mau merasakan berbagai hal baru. Anak-anak akan cenderung kreatif, fleksibel, mempunyai jiwa petualang, dan punya rasa ingin tahu yang tinggi.

Anak dengankepribadian ini juga suka melakukan hal-hal berbeda, misalnya seperti membaca, kesenian, dan bermain musik.

Meskipun beberapa ciri-ciri kepribadian di atas pada umumnya baru mulai muncul secara jelas pada saat anak telah memasuki usia remaja, tapi juga dapat muncul saat anak balita atau usia 3 hingga 5 tahun. Jadi orang tua sudah bisa mengetahui kepribadian buah hati tercinta sejak dini.

Sehingga setelah mengetahui apa saja ciri-ciri kepribadian anak yang dimiliki anak, orang tua pun bisa mengetahui pola asuh dan cara mendidik anak secara tepat. Jika dilakukan dengan benar, maka tumbuh kembang anak akan sangat baik dan terarah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *