Cara Mewujudkan Pengetahuan Menjadi Uang

  • Share
Mengubah pengetahuan menjadi uang dan bagaimana seharusnya sekolah mikaylabinar.com

Mikaylabinar.com Cara Mewujudkan Pengetahuan Menjadi Uang. Investasi yang paling utama berhubungan dengan investasi di kepala

yaitu kaitannya dengan pendidikan, semuanya berawal dari pikiran, bagaimana cara berpikir yang rasional, sistematis

dengan rencana yang jelas termasuk bagaimana cara mewujudkan pengetahuan menjadi uang

Investasi di kepala

Selama ini sistem pendidikan kita memprogram manusia untuk menjadi karyawan, ingin menjadi pegawai, atau bekerja ditempat kantor yang berada di balik meja.

Oleh karenanya banyak kita jumpai pengangguran yang lulusan universitas, kenapa mereka menganggur ?

kenapa tidak mengubah pengetahuan menjadi uang yang dipelajarinya di universitas untuk meghasilkan uang ?

apa yang didapat dari universitas padahal mereka selama ini membayar mahal ?…

Kalau kita amati banyak diantara anak muda yang bingung setelah lulus dari sekolah, kenapa demikian ?

karena meraka tidak bisa memanfaatkan pengetahuan menjadi uang dan kadang apa yang dipelajari selama ini tidak berguna.

Seperti yang kita ketahui bahwa ada dua jenis pengetahuan yaitu pengetahuan umum dan pengetahuan khusus.

Pengetahuan umum tidak peduli seluas apapun kualitas dan variasinya yang anda miliki, itu hanya sedikit saja gunanya untuk mengumpulkan uang.

Semua universitas kebanyakan mengajarkan pengetahuan umum oleh karenanya tidak pernah dijumpai professor yang masuk daftar miliuner,

coba perhatikan guru besar di universitas anda, mereka keahliannya hanya mengajarkan pengetahuan tetapi tidak berspesialisasi dalam mengorganisir atau menggunakan pengetahuan.

Baca juga : Bersekolah untuk mendapatkan pekerjaan

Pengetahuan tidak akan menggaet uang kecuali kalau diorganisasikan dan diarahkan secara cerdik melalui rencana tindakan praktis dengan tujuan pasti untuk mengumpulkan uang.

Pengetahuan hanyalah kekuatan potensial. pengetahuan baru menjadi kekuatan hanya setelah diorganisasi menjadi rencana pasti untuk tindakan dan diarahkan menuju sasaran yang pasti pula.

Seorang yang berpendidikan tidak harus menjadi orang yang banyak gelar, yang memiliki pengetahuan umum berlimpah atau pengetahuan khusus berlimpah. Orang yang berpendidikan adalah orang yang telah mengembangkan pikirannya sedemikian rupa sehingga memperoleh apa saja yang diinginkannya dan tanpa melanggar hak-hak orang lain.

Pengumpulan kekayaan yang berlimpah memerlukan kekuatan dan kekuatan diperoleh melalui pengetahuan yang diorganisasi secara sangat baik

serta pengetahuan khusus yang diarahkan secara cerdik, namun pengetahuan tersebut tidak harus menjadi milik orang yang mengumpulkan kekayaan.

Orang kadang mengalami  kompleksitas “rendah diri” Karena tidak punya deretan gelar akademik sehingga menganggap dirinya bukan orang “berpendidikan”.

Orang yang memiliki pengetahuan yang berguna untuk mengumpulkan uang sama berpendidikannya dengan siapa pun lainnya.

Thomas A. Edison hanya “sekolah”  tiga bulan selama hidupnya, namun dia tidak kekurangan pendidikan, demikian pula dia tidak mati sebagai orang miskin.

Henry Ford sekolahnya tidak sampai kelas enam, tetapi secara financial tidak diragukan, Mark Zueckerberg, Bill Gates dan masih banyak contoh lainnya tidak lulus sarjana karena berhenti sekolah. apakah mereka tidak berpendidikan ?…

Bagaimana Seharusnya Sekolah ?

Mula-mula tentukan dulu apa keinganan anda, anda ingin menjadi apa ? setelah itu tentukan pengetahuan khusus untuk menunjang keinginan anda. 

Tujuan dalam hidup dan sasaran apa yang anda kejar akan membantu dalam menetapkan pengetahuan yang diperlukan.

Misalnya: anda senang menulis, dan membaca buku, ingin menjadi pengarang buku,

bercita-cita ingin mengeluarkan buku sebanyak-banyaknya untuk dijual di toko buku besar dan tujuan dalam hidupnya ingin meninggalkan legacy berupa buku yang akan terus di baca oleh orang pada generasi mendatang.

Maka untuk menunjang keinginan tersebut anda bisa kuliah di unversitas mengambil jurusan sastra atau mengambil kursus menulis

dan juga bisa mengkombinasikan keduanya kuliah sambil mempertajam kemampuan menulisnya melalui kursus, seminar, atau membaca buku yang memperluas wawasan literasi.

Jika dilakukan secara tekun maka ini akan menjadi berlian dalam hidup anda,

menjadi sumber pendapatan hidup, tidak perlu pusing mencari pekerjaan dan tidak perlu menjadi karyawan. Cara seperti ini bisa anda terapkan pada bidang anda masing-masing

Bagaimana mendapatkan sumber pengetahuan ? sumber pengetahuan tidak hanya berada di kampus.

Napoleon Hill dalam bukunya Think and Grow Rich menyebutkan sumber pengetahuan bisa diperoleh dari:

  1. pengalaman dan pendidikannya sendiri
  2. pengalaman dan pendidikan yang diperoleh melalui kerjasama dengan orang lain ( persekutuan ahli pikir)
  3. perguruan tinggi dan universitas
  4. perpustakaan umum ( melalui buku-buku )
  5. latihan khusus (melalui kursus, workshop, seminar yang mengajarkan keahlian khusus)

Setelah diperoleh, pengetahuan harus diorganisasi dan diterapkan dalam pemakaian untuk mencapai tujuan yang pasti, melalui rencana praktis.

Pengetahuan tidak berharga kecuali kalau penerapannya menghasilkan sesuatu yang berharga.

Perlunya pengetahuan khusus

Orang-orang yang sukses dalam segala bidang tidak pernah berhenti mencari pengetahuan khusus yang berhubungan dengan tujuan khususnya, bisnisnya atau profesinya.

Mereka yang tidak sukses biasanya mempunyai pikiran masa mencari pengetahuan berakhir setelah orang menyelesaikan sekolahnya.

Sedangkan kenyataannya, kahlian khusus yang didapatkan di sekolah hanyalah sedikit dibanding dari keahlian khusus yang diperlukan dalam kehidupan luar sekolah.

Pada zaman sekarang yang diperlukan adalah spesialisasi, mahasiswa yang aktif di organisasi kampus yang terbiasa bergaul dengan segala jenis orang dan menguasai bidang studinya memiliki keunggulan yang pasti diatas mahasiswa lainnya,

kebanyakan mereka menduduki jabatan strategis karena kemampuannya dalam memimpin dan mengorganisir potensi yang ada.

Salah satu sumber pengetahuan yang paling bisa diandalkan dalam mendapatkan pengetahuan khusus melalui kursus atau seminar.

Mengikuti kelas kursus untuk meningkatkan skill yang dibutuhkan dan akan meningkatkan pengetahuan serta keahlian dalam bidang yang ditekuninya.

Salah satu keuntungan dari kelas kursus adalah waktunya yang fleksibel, memungkinkan orang bisa belajar di waktu senggang dengan masa yang singkat dan tentunya keahlian khusus yang  diinginkan bisa didapatkan.  

Kalau anda mempertimbangkan untuk mendapatkan pendidikan tambahan,

sebelumnya tetapkan tujuan yang menyebabkan anda membutuhkan pengetahuan tersebut, kemudian belajarlah ditempat pengetahuan yang anda inginkan bisa diperoleh.   

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *