Support Dan Resistance Dalam Trading Saham

support dan resistance pada saham
Cara Menentukan Support Dan Resistance Saham

Mikaylabinar.com– Support dan resistance merupakan bagian yang sederhana namun penting dalam trading. Simak hingga selesai untuk mengetahui cara menentukan support dan resistance pada harga saham

Bagi trader pemula, pemahaman tentang support dan resistance merupakan hal paling dasar yang perlu dipahami. Ini karena support dan resistance digunakan sebagai fundamental dalam teknikal analisis

Titik Support dan Resistance

Menentukan titik support maupun resistance memudahkan dalam memprediksikan pergerakan harga selanjutnya apakah harga terus berlanjut atau berbalik arah.

Terdapat berbagai macam teknik dalam menentukan support dan resistance, namun kali ini saya membahas menentukan support dan resistance secara manual dan menggunakan indicator Fibonacci

Sebelum melanjutkan, kita bahas apa yang dimaksud support dan resistance? Support merupakan area dari titik harga yang diyakini sebagai titik terendah pada periode tertentu.

Ketika penurunan harga mencapai titik area tersebut diyakini akan terjadi pembalikan arah atau harga akan mengalami kenaikan, dengan demikian para trader sudah mengambil posisi buy diharga tersebut karena diyakini sebagai harga termurah untuk membelinya.

Sebaliknya, resistance merupakan area dari titik harga yang diyakini sebagai titik tertinggi pada suatu periode tertentu.

Ketika kenaikan harga mencapai area dari titik tersebut diyakini akan terjadi pembalikan arah atau harga akan mengalami penurunan sehingga dengan mengetahui area titik resistance akan memudahkan trader untuk melakukan sell

Support Resistance Secara Manual

Menentukan support dan resistance secara manual dengan cara melihat pergerakan harga sebelumnya (history), tentukan titik terendah dari pergerakan harga sebelumnya kemudian tarik garis horizontal.

Begitupun dengan menentukan resistance, tentukan titik tertinggi dengan cara melihat titik tertinggi dari pergerakan harga sebelumnya kemudian tarik garis horizontal. Seperti dalam gambar berikut ini:

Baca juga  Cara Membaca Indikator MACD Trading Saham

Dalam menentukan area titik support atau resistance bisa melihat harga sebelumnya dalam periode 1 minggu, 1 bulan, 3 bulan dan seterusnya.

Sebagai contoh, Jika harga mengalami penurunan maka yang dijadikan patokan untuk menentukan supportnya dengan cara melihat titik penurunan terdekat dari harga sebelumnya, jika harga terus menurun melewati batas dari titik harga sebelumnya maka kita lihat titik penurunan dari harga-harga sebelumnya lagi.

Cara kedua yang biasa digunakan oleh trader yaitu menggunakan indicator Fibonacci Retracement, sebagaimana berikut ini:

Fibonacci Retracement

Cara meggunakannya dengan menentukan titik tertinggi dan titik terendah kemudian menghubungkan kedua garis dengan cara menarik garis dari titik tertinggi ke arah titik terendah tersebut.

Begitupun sebaliknya, dengan cara menarik garis dari titik terendah ke arah  titik tertinggi. Untuk lebih jelasnya cara menggunakan Indikator Fibonacci bisa anda pelajari di: Indikator Fibonacci untuk Prediksi Harga Saham

Penarikan garis dari titik tertinggi ke arah titik terendah untuk melihat peluang kenaikan harga pada masa yang akan datang. Sedangkan penarikan titik terendah ke arah titik tertinggi membuat kita melihat peluang koreksi pada masa yang akan datang.

Sebagai contoh:

indikator fibonacci saham

Pada gambar diatas, garis Fibonacci ditarik dari titik terendah ke arah titik tertinggi, kalau kita perhatikan titik koreksi dari candlestick berkisar di sekitar area garis Fibonacci, itulah yang disebut titik support.

Ringkasnya

Setiap persen mengandung arti sebagai berikut:

23%        : garis yang menandakan konfirmasi awal apakah terjadi awal koreksi atau awal kenaikan

38%        : garis yang menjadi area tengah pergerakan harga antara 23% dan 50% dimana ketika harga bergerak antara 23% dan 38% maka akan terjadi suatu indikasi akan terjadi pembalikan harga (reversal), dan bila terjadi pada area 38% dan 50% menjadi suatu indikasi kelanjutan (continous)

50%        : merupakan level psikologis, ketika terjadi penurunan menuju 50% keadaan market sudah dapat dikatakan melemah dan terkoreksi cukup dalam dan pada saat kenaikan menuju 50% maka keadaan market dapat dikatakan menguat cukup tajam.

Baca juga  Tidak Harus Modal Besar Anda Bisa Mulai Trading Dengan Modal Kecil

61%        : bila level 50% dapat ditembus maka akan ditemukan garis support atau resistance kuat 61%. Dalam keadaan yang cukup stabil koreksi dan kenaikan hingga 61% garis Fibonacci merupakan suatu indikasi market akan berbalik arah dan bisa dijadikan suatu momentum buy atau sell

78%        : garis ini menjadi level konfirmasi break atas penurunan maupun kenaikan yang bila dilalui akan menuju garis 100% yang biasanya akan cenderung membuat suatu nilai tertinggi atau nilai terendah baru

Setelah menentukan support dan resistance maka perlu dikombinasikan dengan sinyal-sinyal lain seperti pola candlestick, indikator volume atau lainnya untuk memperkuat analisis.

Anda bisa melihat artikel ini dalam versi youtube di channel mikaylabinar.com Support dan Resistance Saham

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *