Cara Melunasi Hutang Kartu Kredit dan Cicilan Bank

  • Share
Cara Melunasi Hutang Kartu Kredit dan Cicilan Bank

Ada beberapa langkah yang bisa diikuti agar bisa keluar dari jeratan hutang. Cara melunasi hutang, Ikuti tujuh langkah ini untuk mengendalikan keuangan kalian dan melunasi hutang untuk selamanya.

1. Pahami Jenis Utang yang dimiliki

Langkah awal adalah pahami jenis utang yang Kalian miliki, kenapa kalian berutang dan digunakan untuk apa utang itu?

Dan bagaimana hal itu terjadi dengan cara begitu dapat membantu Kalian untuk membuat rencana melunasinya dan memperkecil kemungkinan Kalian akan terjerat utang lagi di masa mendatang.

Terdapat beberapa jenis hutang, yaitu:

a. Hutang Karena Pinjaman

Banyak orang memiliki utang dari jenis ini, mengambil pinjaman untuk membuka usaha kecil, membeli rumah dengan hipotek, memerlukan pinjaman mobil untuk membeli mobil baru, atau mengambil pinjaman untuk mendanai pendidikan anak.

Utang ini pada dasarnya tidak buruk, dan sering kali disertai dengan tingkat bunga yang dapat diatur. Namun, utang ini dapat menyedot sebagian besar pendapatan kalian sehingga dapat mengganggu dalam urusan menutupi biaya hidup ataupun untuk menabung atau investasi.

b. Hutang Karena Keadaan

Terkadang seseorang berhutang karena keadaan diluar kendalinya seperti berhutang untuk biaya pengobatan karena sakit atau cedera yang tidak terduga. Ataupun berhutang karena dipecat dari pekerjaan dan menjadi pengangguran

Hutang ini kadang memiliki tingkat bunga tinggi yang dapat memakan pendapatan Kalian dan kadang mengharuskan Kalian untuk berhutang lagi sehingga menciptakan spiral hutang yang terasa mustahil untuk dilepaskan.

c. Hutang Karena Pengeluaran

Pengeluaran yang sembarangan dan tidak terkontrol bisa menimbulkan utang sendiri, biasanya berupa utang kartu kredit berbunga tinggi atau hipotek (kredit rumah) dengan cicilan tinggi yang menyedot pendapatan kalian atau berhutang untuk membeli mobil dengan cicilan bunga yang semakin naik, ini juga dapat membuat utang karena pengeluaran.

Hidup di luar kemampuan dapat menyebabkan Kalian gagal membayar atau akhirnya menyatakan kebangkrutan.

2. Kendalikan Pengeluaran Kalian

Kebiasaan belanja yang tidak terencana berkontribusi pada keadaan yang menyebabkan tidak sehatnya kondisi finansial

Luangkan waktu untuk membandingkan pendapatan bulanan dengan pengeluaran. Bagilah pengeluaran menjadi pengeluaran wajib, atau kebutuhan, dan pengeluaran tambahan, atau keinginan.

Pengeluaran wajib meliputi hal-hal seperti:

  1. Pembayaran sewa hipotek atau cicilan rumah
  2. Keperluan harian seperti kebutuhan pokok makanan, lauk-pauk dll
  3. Transportasi ke/dari tempat kerja
  4. Asuransi kesehatan
  5. Tunjangan anak
  6. Biaya bulanan seperti PDAM, listrik, pulsa HP/ paket internet

Biaya tambahan mencakup hal-hal seperti:

  1. TV kabel
  2. Keanggotaan gym
  3. Makan di luar
  4. Pakaian
  5. Hiburan
  6. Dekorasi rumah
  7. Perawatan pribadi

Agar bisa melunasi hutang, pengeluaran bulanan Kalian harus jauh lebih rendah daripada pendapatan bulanan. Kalian mungkin dapat mencapai ini hanya dengan mengurangi pengeluaran diskresioner atau pengeluaran yang tidak begitu dibutuhkan.

Namun, jika itu tidak cukup, perlu lebih mengontrol lagi pengeluaran dengan menurunkan pengeluaran wajib Kalian juga. Kalian dapat menggunakan taktik seperti:

  1. Perampingan jika Kalian menyewa rumah atau menegosiasikan sewa Kalian
  2. Menyewakan kamar atau lantai jika Kalian memiliki rumah sendiri
  3. Memilih paket ponsel yang lebih murah
  4. Membagi akses internet dengan tetangga
  5. Memilih paket asuransi kesehatan yang lebih murah
  6. Mencari cara untuk memasak murah, seperti menghilangkan daging dari diet Kalian
  7. Pertimbangkan untuk naik angkutan umum jika itu lebih murah daripada naik mobil sendiri

Kalian juga dapat mencari cara untuk meningkatkan penghasilan Kalian, bahkan untuk sementara waktu, seperti:

  1. Mengambil pekerjaan kedua (sampingan)
  2. Menempatkan semua hadiah kartu kredit Kalian untuk pembayaran tunai, bukan poin
  3. Membuka usaha dirumah untuk memenuhi kebutuhan hidup harian untuk mengurangi penggunaan uang dari gaji
  4. Menjual barang-barang rumah tangga, perhiasan, atau pakaian

Setelah mengurangi pengeluaran  sebanyak mungkin, buatlah anggaran. Ini akan mencegah Kalian dari pengeluaran berlebihan secara tidak sengaja.

Pastikan pengeluaran Kalian tetap di bawah penghasilan; jika tidak, Kalian akan berutang lebih banyak uang dalam bentuk bunga kartu kredit atau biaya potongan lainnya.

3. Cari Tahu Berapa Banyak Hutang yang Kalian Miliki

Buatlah daftar semua hutang Kalian, berapa banyak hutang saat ini, dan tingkat bunga yang dibebankan.

Setelah diketahui semua maka lihat utang mana yang memiliki tingkat bunga paling tinggi, ini untuk memudahkan perencanaan dalam pelunasan utang kedepannya

4. Putuskan Berapa Banyak yang Bisa Kalian Bayar

Gunakan anggaran bulanan untuk memutuskan berapa banyak yang dapat Kalian belanjakan untuk pembayaran utang setiap bulan.

Kurangi pengeluaran Kalian dari penghasilan, termasuk pengeluaran tidak teratur atau berkala yang mungkin muncul selama bulan tersebut.

Jika penghasilan Kalian bervariasi per bulan, dasarkan jumlah anggaran dan pembayaran utang Kalian pada pendapatan terendah yang Kalian harapkan.

Jika memiliki tambahan beberapa bulan, Kalian dapat menggunakan uang itu untuk pembayaran utang dengan cara menggunakan uang tersebut untuk membayar utang Kalian, semakin cepat Kalian dapat melunasinya.

Ingat, lakukan pembayaran minimum untuk setiap utang setiap bulan, jadi berapa pun anggaran yang Kalian miliki untuk pembayaran utang, pertama-tama Kalian harus mengurangi setiap pembayaran minimum dari nilai tersebut. Apa pun yang tersisa, Kalian dapat benar-benar melunasi hutang Kalian.

5. Menyusun Rencana

Putuskan dalam urutan apa Kalian akan melunasi hutang Kalian. Kalian dapat memutuskan untuk memprioritaskan berdasarkan suku bunga, saldo, atau beberapa kriteria lain yang Kalian pilih.

Kalian juga dapat menggunakan strategi manajemen utang tambahan untuk mengurangi pembayaran bulanan atau mengkonsolidasikan utang Kalian.

Apa pun strategi pembayaran utang yang Kalian pilih, tetap pada rencana Kalian dan kirim pembayaran tepat waktu setiap bulan untuk menghindari biaya tambahan dan biaya bunga.

Menghilangkan hutang Kalian sepenuhnya dapat memakan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun tergantung pada jumlah hutang yang Kalian miliki dan pembayaran yang Kalian lakukan. Konsistensi dengan pembayaran Kalian adalah bagian penting untuk keluar dari hutang.

Hutang yang telah masuk ke penagihan dapat merusak nilai kredit Kalian, dan panggilan berulang dari agen penagihan dapat merusak kesejahteraan dan stabilitas emosional Kalian secara keseluruhan.

Jika Kalian memiliki hutang yang telah pergi ke agen penagihan, inilah yang harus Kalian bayar terlebih dahulu.

Metode Bola Salju

Menggunakan Metode Bola Salju, Kalian dapat melunasi hutang dari yang terkecil hingga yang terbesar.

“Metode Bola Salju” adalah istilah yang diciptakan oleh Dave Ramsey. Namanya mengacu pada strategi memulai dengan sesuatu yang kecil dan membangunnya menjadi sesuatu yang lebih besar, seperti bola salju dibuat.

Penumpukan Utang

Strategi ini berfokus pada prioritas utang berdasarkan suku bunga. Semakin tinggi tingkat bunga, semakin banyak hutang akan membebani Kalian dari waktu ke waktu.

Menghilangkan hutang dengan tingkat bunga tertinggi akan memungkinkan Kalian untuk menghemat uang paling banyak dalam jangka panjang.

Penumpukan hutang kadang-kadang disebut Metode Longsor untuk membedakannya dengan Metode Bola Salju.

Lakukan pembayaran minimum untuk setiap utang, lalu masukkan dana ekstra yang Kalian miliki ke utang dengan tingkat bunga tertinggi.

Setelah hutang ini dilunasi, pindah ke tingkat bunga tertinggi berikutnya, sambil terus melakukan pembayaran minimum untuk yang lainnya.

Seperti Metode Bola Salju, Kalian akan dapat mengeluarkan lebih banyak uang untuk melunasi setiap hutang berikutnya karena Kalian memiliki satu pembayaran minimum yang harus dilakukan setiap bulan.

Konsolidasi hutang

Jika kesulitan mengelola terlalu banyak hutang, Kalian dapat menggabungkannya menjadi satu hutang, untuk memudahkan dalam satu pembayaran setiap bulan.

Konsolidasi tidak menghilangkan hutang Kalian, tetapi menyederhanakannya. Namun, menyebabkan bunga lebih tinggi karena jumlah hutang kalian yang lebih besar karena dijadikan satu

Jika Kalian memutuskan untuk menggunakan pinjaman konsolidasi utang, berhati-hatilah untuk tidak mengambil pinjaman tambahan atau membuka kartu kredit baru sebelum dihilangkan. Jika tidak, Kalian akan berakhir dengan hutang tambahan yang tidak dapat Kalian bayar

6. Bangun Dana Darurat

Saat Kalian berupaya melunasi hutang Kalian, Kalian juga harus mulai menyisihkan uang dan dana darurat juga.

Membangun dana darurat memberi Kalian lebih banyak fleksibilitas untuk menangani pengeluaran tak terduga, yang mengurangi kemungkinan Kalian berutang lagi di masa depan.

7. Jangan Membuat Lebih Banyak Utang

Saat berusaha melunasi hutang Kalian saat ini, hindari menggunakan kartu kredit, membuka rekening kredit baru, atau mengambil pinjaman baru.

Kalian dapat memutuskan untuk menutup rekening kartu kredit Kalian sepenuhnya jika Kalian merasa tidak dapat menolak menggunakannya.

Namun, Kalian juga dapat menyimpan kartu kredit untuk keadaan darurat tetapi tidak menggunakannya untuk pengeluaran sehari-hari.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *