Market Bull vs Bear dan Apa Artinya Bagi Anda Sebagai Investor

  • Share
Apa itu Market Bull vs Bear dan Apa Artinya Bagi Anda Sebagai Investor
Ilustrasi market bull dan market bear

Pada saat anda memulai investasi di pasar modal maka anda akan sering menemukan istilah market Bull vs Bear atau dengan kata lain market Bullish atau market Bearish

Kedua istilah tersebut lazim digunakan di dunia pasar modal, masing-masing mewakili serangkaian kondisi ekonomi yang berbeda dimana Bull (banteng) mewakili kondisi pasar yang sedang naik/bergairah sedang Bear (beruang) mewakili pasar yang sedang turun atau lesuh

Kita akan bahas kedua kondisi market yang berlawanan tersebut dan bagaimana keduanya dapat memengaruhi situasi keuangan Anda.

Apa itu market Bull?

Market bull menunjukkan bahwa pasar sedang naik. Suasana ekonomi secara umum optimis dan bisnis tampaknya tumbuh dengan baik. Secara keseluruhan, Anda dapat mengharapkan pasar saham untuk terus meningkat sepanjang market bull.

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (TheUS Securities and Exchange Commission) melalui laman investor.gov mendefinisikan market bull sebagai waktu ketika harga-harga saham mengalami kenaikan dan sentiment pasar optimis. Umumnya market bull terjadi ketika ada kenaikan pasar sebesar 20% atau lebih dalam indeks pasar luas selama setidaknya dua bulan.

Kenaikan 20% mungkin tampak dramatis, tetapi ini menunjukkan bahwa ekonomi dalam sentiment optimis

Salah satu contoh market bullish adalah ledakan pasca-Perang Dunia II pada 1940-an dan 1950-an di mana ekonomi AS tumbuh secara dramatis. Contoh kedua yang lebih familiar adalah market bull yang dimulai pada Maret 2009 dan terus berlanjut hingga baru-baru ini. Selama waktu itu, pasar tumbuh sekitar 500%.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *